SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Ketika Air Mata Mengiringi Perpisahan, AKBP Aldi Alfa Faroqi Tinggalkan Kepulauan Meranti dengan Segudang Kenangan dan Prestasi

      Ketika Air Mata Mengiringi Perpisahan, AKBP Aldi Alfa Faroqi Tinggalkan Kepulauan Meranti dengan Segudang Kenangan dan Prestasi

      19/07/2026  ❘  21:05 WIB
    • Hingga Juli 2026, Sebanyak 3.098 Warga Urus Paspor di Imigrasi Selatpanjang, Tersimpan Kisah Warga Kepulauan Meranti Mengadu Nasib di Malaysia

      Hingga Juli 2026, Sebanyak 3.098 Warga Urus Paspor di Imigrasi Selatpanjang, Tersimpan Kisah Warga Kepulauan Meranti Mengadu Nasib di Malaysia

      19/07/2026  ❘  19:00 WIB
    • Agung Nugroho Sebut Riau Bhayangkara Run 2026 Dorong Ekonomi dan Pariwisata Pekanbaru

      Agung Nugroho Sebut Riau Bhayangkara Run 2026 Dorong Ekonomi dan Pariwisata Pekanbaru

      19/07/2026  ❘  18:21 WIB
    • Agung Nugroho Murka, Satpol PP Diminta Sapu Bersih Warung Remang-remang Air Hitam

      Agung Nugroho Murka, Satpol PP Diminta Sapu Bersih Warung Remang-remang Air Hitam

      19/07/2026  ❘  18:07 WIB
  • Nasional
    • Usai MenPAN-RB, Kepala BKN Zudan Kirim Pesan Menyentuh untuk 6,7 Juta ASN: Tetap Mengabdi dalam Senyap!

      Usai MenPAN-RB, Kepala BKN Zudan Kirim Pesan Menyentuh untuk 6,7 Juta ASN: Tetap Mengabdi dalam Senyap!

      19/07/2026  ❘  19:49 WIB
    • Mentan Amran Tegas Bantah Tanah Papua Dibeli Murah, Sawah Tetap Milik Rakyat!

      Mentan Amran Tegas Bantah Tanah Papua Dibeli Murah, Sawah Tetap Milik Rakyat!

      19/07/2026  ❘  19:37 WIB
    • PWI dan Iwakum Kompak Kecam Pernyataan Hotman Paris terhadap Wartawan

      PWI dan Iwakum Kompak Kecam Pernyataan Hotman Paris terhadap Wartawan

      19/07/2026  ❘  17:40 WIB
    • Terungkap! Ini 5 Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Indonesia, Nomor 1 Tempuh 1.030 Km

      Terungkap! Ini 5 Kereta Api dengan Rute Terpanjang di Indonesia, Nomor 1 Tempuh 1.030 Km

      19/07/2026  ❘  12:38 WIB
  • Ekonomi
    • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap 24 Karat hingga 6 Karat

      Harga Emas Perhiasan Hari Ini 19 Juli 2026 Stabil, Cek Daftar Lengkap 24 Karat hingga 6 Karat

      19/07/2026  ❘  13:56 WIB
    • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2026, Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan

      Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Juli 2026, Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan

      19/07/2026  ❘  09:34 WIB
    • Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      Perak Antam Menguat Lagi! Harga Hari Ini Tembus Rp37.900 per Gram

      18/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      Update Harga Emas Perhiasan 18 Juli 2026, Emas 24 Karat Masih Bertahan, Simak Rinciannya

      18/07/2026  ❘  13:08 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      Tak Berkutik saat Digerebek, Pengedar Sabu di Rohil Ditangkap bersama Puluhan Paket Siap Edar

      19/07/2026  ❘  19:03 WIB
    • Aksi Penipuan Situs Pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 Terbongkar! Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

      Aksi Penipuan Situs Pendaftaran Sumsel Bhayangkara Run 2026 Terbongkar! Dua Pelaku Dibekuk di Pekanbaru

      19/07/2026  ❘  09:47 WIB
    • CCTV Bongkar Kericuhan DPRD Riau, Polda Mulai Petakan Calon Tersangka

      CCTV Bongkar Kericuhan DPRD Riau, Polda Mulai Petakan Calon Tersangka

      19/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Pria di Teluk Meranti Terbongkar Cabuli Bocah Usai Kirim Foto Cabul

      Pria di Teluk Meranti Terbongkar Cabuli Bocah Usai Kirim Foto Cabul

      19/07/2026  ❘  07:49 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • Pemko Pekanbaru Siapkan Penghargaan Kecamatan Terbersih, Wali Kota Minta Pengelolaan Sampah Dievaluasi

      Pemko Pekanbaru Siapkan Penghargaan Kecamatan Terbersih, Wali Kota Minta Pengelolaan Sampah Dievaluasi

      19/07/2026  ❘  20:24 WIB
    • Wako Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Masa Bakti 2026-2030

      Wako Agung Nugroho Pimpin IMI Riau Masa Bakti 2026-2030

      19/07/2026  ❘  17:49 WIB
    • Agung Nugroho Raih Pemred Award 2026, Dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Informasi Publik

      Agung Nugroho Raih Pemred Award 2026, Dinobatkan sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Informasi Publik

      19/07/2026  ❘  16:15 WIB
    • Walikota Pekanbaru Cup Archery Tournament 2026 Diikuti Ratusan Atlet dari Tiga Provinsi

      Walikota Pekanbaru Cup Archery Tournament 2026 Diikuti Ratusan Atlet dari Tiga Provinsi

      19/07/2026  ❘  15:39 WIB
  • Sport
    • Hasil Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Tak Terbendung, Ini Daftar Juara Lengkapnya

      Hasil Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Tak Terbendung, Ini Daftar Juara Lengkapnya

      19/07/2026  ❘  16:33 WIB
    • Final Terpanas! Pertahanan Sempurna Spanyol Lawan Mental Baja Argentina

      Final Terpanas! Pertahanan Sempurna Spanyol Lawan Mental Baja Argentina

      19/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026, Lolos 32 Besar Terima Rp 197 Miliar

      Daftar Lengkap Besaran Hadiah Piala Dunia 2026, Lolos 32 Besar Terima Rp 197 Miliar

      19/07/2026  ❘  07:07 WIB
    • Inggris Menggila! Hancurkan Prancis 6-4, Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia

      Inggris Menggila! Hancurkan Prancis 6-4, Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia

      19/07/2026  ❘  06:16 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      Dua Tentara AS Tewas! Sasaran Serangan Melebar ke Infrastruktur Sipil Iran

      19/07/2026  ❘  10:44 WIB
    • Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      Migingo, Pulau Paling Padat di Dunia yang Diperebutkan Dua Negara karena Ikan Bernilai Fantastis

      18/07/2026  ❘  10:43 WIB
    • AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      AS dan Iran Sama-sama Tertekan, Gencatan Senjata Kini Jadi Kebutuhan Mendesak?

      17/07/2026  ❘  20:49 WIB
    • Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      Malaysia Bertindak Keras, Anwar Ibrahim Perintahkan Deportasi Seluruh Warga Israel

      17/07/2026  ❘  17:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Festival Perang Air 2025 Resmi Dibuka: Sektor Pariwisata yang Memadukan Tradisi, Toleransi, dan Kebangkitan Ekonomi

30/01/2025  ❘  19:37 WIB • Ekonomi
Bagikan :
Festival Perang Air 2025 Resmi Dibuka: Sektor Pariwisata yang Memadukan Tradisi, Toleransi, dan Kebangkitan Ekonomi

Kota Selatpanjang yang berjuluk kota Sagu kembali semarak dengan tradisi tahunan Festival Perang Air (Cian Cui) dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek 2576. Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Kota Selatpanjang yang berjuluk kota Sagu kembali semarak dengan tradisi tahunan Festival Perang Air (Cian Cui) dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek 2576. Festival ini resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti pada hari kedua pergelaran, Kamis (30/1/2025), di Jalan Diponegoro, Selatpanjang Kota.

Acara pembukaan dihadiri oleh Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD Meranti H. Khalid Ali bersama anggota DPRD lainnya, Kepala Dinas Pariwisata Riau Roni Rakhmat, serta berbagai tokoh penting lainnya, termasuk Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, penggagas Festival Cian Cui bersama penggagas lainnya yakni Raden Ulun Permadi Salis.

Selain itu juga tampak hadir, Waka Polda Riau, Brigjen Jossy Kusumo,S.H,M.Han, Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan SIk MH, Wakil Bupati terpilih, Muzamil Baharuddin, instansi vertikal dan Forkopimda. Hadir pula tokoh masyarakat Tionghoa, pemuka agama, serta figur publik seperti presenter asal Riau, Vivien Anjadi Suwito, dan Bujang Riau, Nabil Manta Pratama.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Asmar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Tionghoa atas partisipasi mereka dalam memeriahkan festival ini. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kombes Pandra atas kontribusinya dalam mengembangkan tradisi Perang Air hingga menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan Meranti.

"Melalui kegiatan Festival Perang Air (Cian Cui) ini, mari kita jalin kekompakan, saling menghargai, dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya guna mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai," ujar Asmar.

Dikatakan Asmar, kegiatan Festival Perang Air (Cian Cui) Kepulauan Meranti Tahun 2025  ini merupakan salah satu dari kegiatan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti yang bekerjasama dengan seluruh masyarakat Tionghoa Kota Selatpanjang.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya nyata untuk mengangkat dan melestarikan budaya lokal agar semakin dikenal luas. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap tradisi ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan bersama.

"Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Festival Perang di Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan upaya nyata untuk mendedahkan serta menempatkan tradisi ini sebagai salah satu ikon pariwisata dikota ini," ujar Asmar.

Asmar juga mengajak kepada segenap peserta Festival untuk bersama mengahargai serta melestarikan tradisi dan budaya ini sebagai wujud penghargaan keberagaman masyarakat yang ditakdirkan hidup berdampingan dalam warna dan corak suku yang beragam.

Selain itu, Asmar juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama festival berlangsung. Ia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini terletak pada kesadaran bersama untuk menciptakan suasana yang harmonis dan menyenangkan.

 

"Mari kita dukung tradisi masyarakat berupa budaya lokal ini supaya menjadi salah satu kekayaan budaya bangsa yang membanggakan dimasa hadapan," kata Asmar

Festival Perang Air yang berlangsung selama enam hari ini tidak hanya menarik wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara. Dengan meningkatnya kunjungan wisata, festival ini juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, terutama di sektor perhotelan, kuliner, dan transportasi.

Sebagai salah satu festival yang telah menjadi ikon budaya di Kepulauan Meranti, Perang Air terus membuktikan bahwa tradisi lokal dapat menjadi magnet wisata yang memperkenalkan keunikan daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.

Festival Perang Air (Cian Cui) di Selatpanjang bukan hanya menjadi ajang perayaan Tahun Baru Imlek, tetapi juga bukti nyata kebersamaan dan toleransi di Kepulauan Meranti. Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menegaskan bahwa masyarakat dari berbagai agama dan etnis bersatu padu dalam menyukseskan festival ini.

"Masyarakat, apa pun suku dan agamanya, tetap kompak dan mendukung festival ini sebagai bentuk toleransi yang sudah dijaga sejak lama," ujar Asmar.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, menegaskan bahwa Festival Perang Air (Cian Cui) tidak hanya menjadi daya tarik wisata, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Kepulauan Meranti. Menurutnya, festival ini menjadi ajang promosi bagi Selatpanjang dan daerah sekitarnya, menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Festival ini tentunya bisa mendatangkan orang banyak. Tinggal bagaimana mengemasnya lebih rapi dan menarik, serta melakukan publikasi yang lebih luas. Momentum ini juga harus dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan perekonomian mereka," ujar Roni, yang pernah menjabat sebagai Pj Bupati Kepulauan Meranti.

Dengan semakin berkembangnya Festival Perang Air sebagai ikon wisata tahunan, diharapkan masyarakat dapat mengambil peluang dari tingginya arus wisatawan, baik melalui sektor kuliner, perhotelan, transportasi, maupun usaha lainnya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Festival Cian Cui telah menjadi simbol kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun. Tradisi ini awalnya berkembang sebagai bentuk ekspresi kegembiraan masyarakat setelah Hari Raya Idul Fitri, sebelum akhirnya diadopsi dan dikemas ulang oleh masyarakat Tionghoa sebagai bagian dari perayaan Imlek.

Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, yang merupakan Kapolres pertama di Kepulauan Meranti sekaligus salah satu pencetus nama Cian Cui, turut menyampaikan apresiasinya terhadap keberlanjutan festival ini. Ia mengenang bagaimana pada tahun 2014, berbagai tokoh masyarakat dan paguyuban sepakat mengangkat Festival Perang Air sebagai kearifan lokal yang merepresentasikan kebhinekaan.

 

"Saya bersyukur karena festival ini terus dilestarikan dan kini diresmikan oleh Pemkab Kepulauan Meranti. Festival ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga simbol persatuan antar suku, agama, dan ras di Kepulauan Meranti," katanya.

Kedatangan Pandra kali ini, seperti tahun-tahun sebelumnya, bertepatan dengan perayaan Imlek, dimana ia diundang secara khusus sebagai tamu kehormatan.

Tak heran, meski sudah lama tidak bertugas di Selatpanjang, Pandra masih sering diundang untuk hadir setiap kali Imlek. Baginya, Kepulauan Meranti bukan sekadar tempat bertugas, melainkan rumah kedua yang penuh kenangan.

Selama tiga tahun bertugas di Kepulauan Meranti, Pandra mengaku memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan daerah ini.

"Benar, waktu begitu cepat berlalu. Di mana pun saya bertugas, saya tetap ingat Meranti. Sudah lama saya meninggalkan kabupaten tercinta ini, tetapi kebahagiaan besar bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga Meranti tidak akan pernah saya lupakan," ujar Pandra.

Selain menjadi wadah kebersamaan, Festival Perang Air juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kombes Pandra menekankan bahwa festival ini berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat melalui sektor pariwisata.

"Saat saya menjabat sebagai Kapolres pertama di Meranti, salah satu perhatian saya adalah bagaimana menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka melalui potensi wisata. Kita lihat hari ini, hotel, restoran, dan transportasi seperti becak mendapatkan berkah ekonomi dari wisatawan yang datang," ujarnya.

Ia juga mengaitkan kemajuan ini dengan program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pemanfaatan sumber daya dan potensi daerah untuk kemakmuran masyarakat.

Dengan berlangsungnya Festival Perang Air selama enam hari, Kepulauan Meranti kembali membuktikan bahwa tradisi lokal dapat menjadi magnet wisata yang memperkuat ekonomi, sekaligus merawat keharmonisan sosial di tengah keberagaman.

Festival ini menjadi daya tarik utama wisata, tidak hanya bagi masyarakat Riau, tetapi juga bagi wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Setiap tahunnya, pengunjung dari Tiongkok, Malaysia, Singapura, hingga Australia turut meramaikan festival yang berlangsung selama enam hari berturut-turut ini.

 

Keunikan perayaan Imlek di Selatpanjang membedakannya dari kota lain di Indonesia. Tradisi saling siram air yang berlangsung dari pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB ini menciptakan suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan. Jalur Perang Air meliputi Jalan Kartini, Jalan Imam Bonjol, Jalan Tebingtinggi, dan Jalan Diponegoro, di mana masyarakat menunggu di tepi jalan dengan ember dan drum berisi air untuk menyiram peserta yang melintas.

Tidak hanya warga, peserta juga bersiap dengan pistol air, gayung, hingga ember untuk saling serang dalam suasana yang meriah. Becak motor dan sepeda motor menjadi kendaraan utama peserta, menambah keseruan festival ini.

Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bersama pejabat Forkopimda dan tokoh masyarakat, ikut larut dalam kegembiraan festival ini. Masyarakat yang ikut serta pun tidak melewatkan kesempatan untuk menyiram para pejabat hingga basah kuyup. Namun, bukannya marah, mereka justru tertawa dan berjoget bersama mengikuti irama musik yang diputar dan suasana meriah pun tercipta. Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol kebersamaan dan toleransi di Kepulauan Meranti.

Festival ini tak hanya menjadi hiburan bagi warga lokal, tetapi juga menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah dan negara. Ribuan wisatawan hadir untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam perang air yang unik ini. Selain  memperkuat posisinya sebagai ikon wisata unggulan daerah yang mendatangkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat dengan perputaran uang yang mencapai puluhan miliar rupiah selama festival berlangsung.

Festival Perang Air atau lebih dikenal dengan Cian Cui oleh warga Tionghoa, juga menjadi salah satu kebanggaan masyarakat  Kabupaten Kepulauan Meranti. Keunikan tradisi ini berhasil mencetak sejarah dengan meraih Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada tahun 2019 sebagai perang air dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.

Yang membuat festival ini istimewa, menurut panitia MURI, adalah perpaduan tradisi unik di Meranti  yakni gabungan tradisi Muslim tempo dulu saat Idul Fitri dengan tradisi Cian Cui, simbol kebinekaan yang hidup di masyarakat Kepulauan Meranti.

Sebagai satu-satunya tradisi perang air di Indonesia, Festival Cian Cui menjadi ikon pariwisata yang menarik perhatian nasional maupun internasional. Sebagai perbandingan, festival serupa juga ada di Thailand, namun hanya berlangsung satu hari, sementara di Meranti digelar selama sepekan penuh.

Prestasi dan Pengakuan Nasional

Tidak hanya mencetak Rekor MURI, Festival Perang Air sebelumnya juga telah meraih Anugerah Pesona Indonesia 2018. Tradisi ini dinobatkan sebagai festival pariwisata terpopuler, mengungguli festival-festival besar lainnya seperti Dieng Culture Festival (Wonosobo), Dragon Festival (Yogyakarta), dan Festival 1001 Kuda Sandelwood (Sumba, NTT).

Saat ini Kota Selatpanjang menjadi pusat perhatian dengan lonjakan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan. Peningkatan ini terlihat jelas di Pelabuhan Tanjung Harapan, yang menjadi pintu masuk utama ke kota tersebut.

Berdasarkan data dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Selatpanjang, sebanyak 23.619 penumpang tercatat menggunakan layanan pelabuhan sejak H-7 pada 22 Januari hingga H+1 pada 30 Januari 2025. Dari jumlah tersebut, 8.436 penumpang berangkat meninggalkan Selatpanjang, sementara 15.183 penumpang tiba di kota tersebut melalui 454 keberangkatan kapal.

 

Ade Kurniawan, Petugas Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan KSOP Selatpanjang, menjelaskan bahwa peningkatan ini jauh di atas rata-rata hari biasa, yang biasanya hanya mencapai 1.000 penumpang per hari.

"Artinya sejak beberapa hari yang lalu, jumlah kunjungan maupun keberangkatan dari pelabuhan naik signifikan jelang perayaan Imlek ini," ujar Ade pada Kamis. (30/1/2025) .

Puncak kedatangan penumpang terjadi pada 26 Januari 2025, dengan total 3.536 orang. Sebanyak 1.057 penumpang tercatat berangkat dari pelabuhan, sementara 2.479 orang tiba di Selatpanjang.

Ade juga menyebutkan bahwa jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi lonjakan penumpang yang signifikan.

"Bila dibandingkan tahun lalu menjelang Imlek, terjadi pertumbuhan penumpang yang datang sebesar 80 hingga 100 persen, sementara penumpang yang berangkat bertumbuh sekitar 60 hingga 80 persen," jelasnya.

Peningkatan jumlah pengunjung ini memberikan dampak positif pada sektor ekonomi lokal, mulai dari penginapan, transportasi, hingga kuliner. Perayaan Imlek di Selatpanjang tidak hanya menjadi momen budaya yang meriah, tetapi juga penggerak roda perekonomian masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kepulauan Meranti, Eri Suhairi, mengungkapkan bahwa Festival Perang Air atau yang dikenal dengan Cian Cui telah menjadi momen istimewa bagi warga Tionghoa asal Meranti untuk kembali ke kampung halaman. Tradisi ini bukan hanya menjadi ajang merayakan kebersamaan, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

Menurut catatan Disporapar, setiap perayaan Imlek yang dibarengi dengan Festival Perang Air, puluhan ribu wisatawan dari negara seperti Tiongkok, Malaysia, Singapura, Australia, dan berbagai daerah di Indonesia datang ke Kota Selatpanjang.

Eri Suhairi menegaskan, warga Kepulauan Meranti patut berbangga karena festival ini telah menjadikan daerah mereka sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

"Festival Perang Air ini sudah dikenal sejak dahulu oleh masyarakat Meranti. Tradisi ini awalnya digunakan untuk mengekspresikan kegembiraan saat Idul Fitri melalui siram-siraman air, dan kini masyarakat Tionghoa kembali menyemarakkan tradisi tersebut sebagai Cian Cui bertepatan dengan perayaan Imlek," jelasnya.

 

Eri juga menekankan bahwa Festival Perang Air tidak terkait dengan ritual keagamaan, melainkan lahir dari kearifan lokal yang diwariskan sejak puluhan tahun lalu. Tradisi ini kemudian dikemas secara unik oleh masyarakat Tionghoa, menjadikannya sebuah festival yang ikonik.

Selain menjadi ajang budaya, Festival Perang Air juga memberikan dampak ekonomi yang luar biasa bagi masyarakat setempat. Eri Suhairi mengungkapkan bahwa perputaran uang selama festival sangat tinggi.

Disebutkan, jika seorang wisatawan membelanjakan uangnya sebesar Rp 3 juta, maka dengan jumlah wisatawan dan warga Tionghoa yang balik kampung tahun ini sebanyak 15.183 orang, maka perputaran uang mencapai Rp 45.449.000.000. (R-01)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Festival Perang Air2025Sektor PariwisataKebangkitan EkonomiKepulauan MerantiSabangmeraukenews.c

BERITA TERKAIT :

  • Banjir di Pusako, Pemerintah Hadir Dirikan Dapur Umum

    Banjir di Pusako, Pemerintah Hadir Dirikan Dapur Umum

    Riau •
    30/01/2025 ❘ 19:33 WIB
  • Gegara Banjir Harga Cabai

    Gegara Banjir Harga Cabai 'Pedas' di Rohul, Pj Gubernur Riau Turun Tangan

    Riau •
    30/01/2025 ❘ 17:27 WIB
  • Hadapi Deltras FC, PSPS Boyong 19 Pemain

    Hadapi Deltras FC, PSPS Boyong 19 Pemain

    Sport •
    30/01/2025 ❘ 16:11 WIB
  • Nostalgia di Selatpanjang, Kombes Pol Zahwani Pandra Langsung Terjun, Ikut Seru-Seruan di Perang Air Tanpa Ganti Seragam

    Nostalgia di Selatpanjang, Kombes Pol Zahwani Pandra Langsung Terjun, Ikut Seru-Seruan di Perang Air Tanpa Ganti Seragam

    Riau •
    30/01/2025 ❘ 15:16 WIB
  • Polres Rokan Hilir Gagalkan Perdagangan Belangkas di Panipahan, Satu Orang Tersangka Diamankan

    Polres Rokan Hilir Gagalkan Perdagangan Belangkas di Panipahan, Satu Orang Tersangka Diamankan

    Hukrim •
    30/01/2025 ❘ 14:45 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan