SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
  • Nasional
    • Koalisi Tolak Revisi Tambal Sulam Undang-Undang Kehutanan, Singgung Motif Komersialisasi Hutan

      Koalisi Tolak Revisi Tambal Sulam Undang-Undang Kehutanan, Singgung Motif Komersialisasi Hutan

      04/06/2026  ❘  22:49 WIB
    • Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai di Kantor Imigrasi Daerah

      Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai di Kantor Imigrasi Daerah

      04/06/2026  ❘  22:09 WIB
    • Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      04/06/2026  ❘  19:03 WIB
  • Ekonomi
    • Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      04/06/2026  ❘  18:53 WIB
    • Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      04/06/2026  ❘  18:42 WIB
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      04/06/2026  ❘  20:22 WIB
    • Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      04/06/2026  ❘  19:54 WIB
    • Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      04/06/2026  ❘  19:22 WIB
    • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Rupiah Melemah, Rakyat Sengsara: PD KAMMI Pekanbaru Tagih Tindakan Nyata Bank Indonesia

      Rupiah Melemah, Rakyat Sengsara: PD KAMMI Pekanbaru Tagih Tindakan Nyata Bank Indonesia

      04/06/2026  ❘  22:51 WIB
    • Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      04/06/2026  ❘  21:08 WIB
    • Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      04/06/2026  ❘  20:33 WIB
    • RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      04/06/2026  ❘  20:25 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Ribuan 'Siswa Siluman' Masuk SMA/SMK Negeri di Pekanbaru Lewat 'Jalur Langit' Tanpa Melalui PPDB Online, Praktisi Hukum: Apa Gunanya Pakta Integritas!

28/10/2024  ❘  11:07 WIB • Hukrim
Bagikan :
Ribuan

Penjabat Gubernur Riau saat dijabat oleh SF Hariyanto ikut menandatangani Pakta Integritas dalam PPDB Online 2024 dilaksanakan di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (19/6/2024) lalu. Foto: Istimewa

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Sebanyak 1.213 siswa diduga telah diterima masuk ke SMA/SMK Negeri di Pekanbaru tanpa melalui mekanisme Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online 2024. Diduga 'siswa siluman' itu bisa mendapat kursi karena memakai 'jalur langit' yang informasinya sangat terbatas, memicu diskriminasi dan dugaan adanya transaksi serta intervensi. 

Diterimanya ribuan siswa tanpa melalui PPDB Online memicu pertanyaan tentang manfaat ditandatanganinya Pakta Integritas oleh sejumlah stakeholder pemerintah pada Selasa, 19 Juni 2024 lalu. Pakta Integritas itu semula diklaim sebagai kesungguhan pemerintah dalam melakukan PPDB Online secara akuntabel, transparan serta adil. 

Praktisi hukum, Yogi Ramadhan Dwiputra SH, MH menyayangkan adanya laporan penerimaan siswa diluar PPDB Online. Seharusnya, penerimaan siswa baru dilakukan secara transparan, apalagi sudah ada Pakta Integritas yang ditandatangani para pihak. 

"Harusnya Dinas Pendidikan menjadi contoh, leading by example. Untuk apa dibuat acara penandatanganan Pakta Integritas yang melibatkan banyak orang, kalau toh dalam pelaksanaannya tidak seperti yang diikrarkan dalam Pakta Integritas itu?" kata Yogi Ramadhan, Senin (28/10/2024). 

Menurutnya, penerimaan siswa baru lewat PPDB Online menelan biaya yang besar dan dianggarkan lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS). PPDB Online dilaksanakan oleh perangkat yang lengkap, mulai dari Ketua PPDB Online tingkat provinsi beserta tim dan juga Ketua PPDB Online di tingkat sekolah. 

"Ini adalah masalah besar. Kepentingan siapa yang dijaga? Kepentingan satuan pendidikan atau Dinas Pendidikan?" kritik Yogi. 

Penandatanganan Pakta Integritas dalam PPDB Online dilaksanakan di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (19/6/2024) lalu. Saat itu, Penjabat Gubernur Riau SF Hariyanto ikut hadir dan menandatangani dokumen Pakta Integritas pada spanduk berukuran besar. 

Penandatanganan Pakta Integritas PPDB Online 2024 diklaim sebagai komitmen Pemprov Riau agar pelaksanaan PPBD tahun 2024 dilaksanakan secara objektif, transparan, akuntabel, jujur, adil dan bertanggung jawab.

Dalam pidatonya saat penandatanganan Pakta Integritas tersebut, Pj Gubernur Riau saat masih dijabat SF Hariyanto mengultimatum tidak ada lagi kecurangan dalam PPDB Online. 

“Kalau masih ada yang melanggar, kami tidak tahu lagi harus bagaimana. Dengan pakta integritas ini kami buktikan bahwa tidak ada yang bermain-main dengan proses PPDB Online," tegas Pj Gubri SF Hariyanto. 

"Tadi semua sudah sepakat teken pakta integritas, itu ada dari kepolisian, kejaksaan, LSM, tokoh adat, tokoh masyarakat dan lainnya. Artinya dengan diteken pakta integritas, maka kita harapkan tidak ada lagi yang bermain curang, main belakang, pungli dan uang. Kalau ada yang melakukan silahkan laporkan," tegasnya lagi. 

Ia mengklaim setiap anak yang merupakan peserta didik berhak untuk mendapat kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan berkualitas.

"Jadi semua anak punya harapan dan kesempatan yang sama untuk mendapat pendidikan yang layak," sebutnya. 

PPDB Jalur Langit

Diwartakan sebelumnya, ribuan siswa diduga telah diterima masuk ke SMA dan SMK Negeri milik Pemprov Riau tanpa melalui proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online tahun 2024. Entah diterima lewat jalur apa, para siswa tersebut dapat melenggang masuk ke sekolah-sekolah negeri tersebut, ketika banyak siswa yang berjuang secara sportif namun gagal diterima dengan alasan kuota terbatas. 

Berdasarkan penelusuran SabangMerauke News pada laman Kemendikbud, diperkirakan ada sebanyak 1.213 siswa yang telah direkrut tanpa melalui PPDB Online 2024 pada SMA/SMK Negeri di Kota Pekanbaru. Jumlah tersebut setara dengan tambahan sebanyak 33 kelas belajar baru di luar penetapan lewat PPDB Online. 

PPDB Online sebenarnya merupakan satu-satunya pintu masuk bagi siswa untuk bisa diterima pada sekolah-sekolah negeri. Namun, entah bagaimana otoritas pendidikan diduga secara sepihak telah membuka celah adanya penambahan siswa di luar kuota yang telah ditetapkan. Padahal, informasi adanya penambahan siswa di luar PPDB Online ini tidak pernah disosialisasikan secara terbuka kepada masyarakat.

 

Dalam PPDB Online yang dilakukan tiap tahun, setiap sekolah sebenarnya telah mematok kuota jumlah siswa yang diterima. Ada beberapa kluster penerimaan siswa yakni kuota zonasi, prestasi akademik, prestasi non akademik, afirmasi dan kepindahan pekerjaan orangtua siswa.

Masing-masing kluster jumlahnya telah dipatok. Namun, temuan yang diperoleh ternyata di luar PPDB Online tersebut, justru diduga kuat terjadi penerimaan siswa lewat 'jalur langit'. 

Sebanyak 1.213 siswa yang diterima lewat 'jalur langit' itu didominasi oleh SMA Negeri di Kota Pekanbaru. Ada sebanyak 954 siswa 'jalur langit' yang diterima oleh SMA dan 259 siswa SMK diterima di luar jalur PPDB Online.

Para 'siswa siluman' sebanyak 1.213 orang itu merupakan akumulasi penerimaan tambahan siswa di 21 SMA/SMK di Kota Pekanbaru. 

Sementara, terdapat 6 SMA/ SMK Negeri di Pekanbaru yang tidak melakukan penambahan di luar sistem PPDB karena belum memenuhi kuota PPDB hingga batas akhir penerimaan. 

Adalah SMA Negeri 1 Kota Pekanbaru yang menjadi pemegang rekor terbanyak siswa 'jalur langit' tahun ini. SMA Negeri 1 yang dikenal sebagai sekolah favorit ini mencatatkan penambahan siswa diduga sebanyak 152 siswa.

Pada saat penerimaan PPDB, SMA Negeri 1 hanya menetapkan kuota sebanyak 285 siswa. Namun setelah penutupan sistem pendataan nasional terpadu data pokok pendidikan (Dapodik), total siswa yang tercatat menjadi 437 siswa. 

Untuk kategori SMK Negeri, pemegang rekor penambahan siswa 'jalur langit' adalah SMK Negeri 4 Kota Pekanbaru dengan tambahan sebanyak 93 siswa. Sekolah yang berada di Purwodadi Panam ini, pada saat PPDB 2024 menetapkan kuota sebanyak 534 siswa. Namun setelah Dapodik ditutup, jumlah siswanya berubah menjadi 627 siswa.

Hal menarik lainnya, berdasarkan data Kemdikbud, dari total 19 SMA Negeri di Kota Pekanbaru, ternyata masih ada 4 SMA Negeri yang belum memenuhi kuota pada saat penutupan PPDB 2024. Keempat sekolah itu semestinya masih bisa menampung sebanyak 92 siswa yang masing-masing tersebar di SMA Negeri 13, SMA Negeri 16, SMA Negeri 17 dan SMA Negeri 19.

Misalnya SMA Negeri 16 Kota Pekanbaru. Pada saat PPDB, sekolah ini menetapkan kuota sebanyak 276 siswa. Setelah tutup Dapodik, SMA Negeri 16 hanya mencatatkan 209 siswa, artinya masih terdapat kekurangan 67 siswa. 

Sementara itu, dari 8 SMK Negeri di Kota Pekanbaru, terdapat 2 sekolah SMK Negeri yang belum memenuhi kuota pada saat penutupan PPDB 2024. Hingga saat tutup dapodik, 2 sekolah tersebut, semestinya masih bisa menampung sebanyak 88 siswa yang masing-masing tersebar di SMK Negeri 3 dan SMK Negeri 8 kota Pekanbaru.

Uniknya, SMK Negeri 3 yang juga masih berada di tengah Kota Pekanbaru, ternyata sepi peminat. Hal tersebut dibuktikan, tidak penuhnya kuota PPDB di sekolah tersebut. SMK Negeri 3 menetapkan kuota sebanyak 488 siswa. Setelah tutup Dapodik, SMK Negeri 3 hanya mencatatkan memerima sebanyak 473 siswa. Artinya masih terdapat kekurangan siswa sebanyak 15 siswa, dan begitu juga SMK Negeri 8 masih mempunyai bangku untuk 73 siswa. 

Terjadinya penambahan siswa di luar mekanisme PPDB Online mencapai ribuan orang ini memicu tanda tanya besar. Apakah penambahan kuota siswa bisa diutak-atik setelah berakhirnya proses PPDB Online? 

Dan jika kuota PPDB Online bisa diubah, apakah kebijakan itu hanya berlaku untuk kelompok tertentu dan akses bagi masyarakat lain ditutup? Apakah siswa 'jalur langit' hanya diberikan kepada orang-orang tertentu dan berpotensi ada transaksi dan intervensi di dalamnya? 

Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Riau dan Panitia PPDB Online 2024 telah berusaha dikonfirmasi oleh media ini. Plt Kadis Pendidikan Riau Edi Rusma Dinata tidak memberikan respon. Sejumlah kepala sekolah SMA Negeri juga sudah dimintai penjelasan, namun tak menggubris. 

Berikut data tambahan siswa SMA Negeri di Kota Pekanbaru yang diterima di luar mekanisme PPDB Online 2024:

SMA Negeri 1 Pekanbaru

Kuota PPDB: 285 siswa

Data Kemdikbud: 437 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 152 Siswa 

SMA Negeri 2 Pekanbaru

Kuota PPDB: 257 siswa

Data Kemdikbud: 389 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 114 siswa

SMA 3 Pekanbaru

Kuota PPDB: 383 siswa

Data Kemdikbud: 426 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 43 siswa

SMA Negeri 4 Pekanbaru 

Kuota PPDB: 345 siswa

Data Kemdikbud: 376 siswa 

Penerimaan di Luar PPDB: 31 siswa

SMA Negeri 5 Pekanbaru

Kuota PPDB: 344 siswa

Data Kemdikbud: 489 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 145 siswa

 

SMA Negeri 6 Pekanbaru

Kuota PPDB: 297 siswa

Data Kemdikbud: 325 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 28 siswa

SMA Negeri 7 Pekanbaru

Kuota PPDB: 237 siswa

Data Kemdikbud: 261 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 24 siswa

SMA Negeri 8 Pekanbaru

Kuota PPDB: 411 siswa

Data Kemdikbud: 487 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 76 siswa

SMA Negeri 9 Pekanbaru

Kuota PPDB: 271 siswa

Data Kemdikbud: 379 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 108 siswa

SMA Negeri 10 Pekanbaru

Kuota PPDB: 385 siswa

Data Kemdikbud: 432 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 47 siswa

SMA Negeri 11 Pekanbaru   

Kuota PPDB: 347 siswa

Data Kemdikbud: 365 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 18 siswa

SMA Negeri 12 Pekanbaru

Kuota PPDB: 412 siswa

Data Kemdikbud: 479 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 67 siswa

SMA Negeri 13 Pekanbaru   

Kuota PPDB: 204 siswa

Data Kemdikbud: 188 siswa

SMA Negeri 14 Pekanbaru

Kuota PPDB: 379 siswa

Data Kemdikbud: 429 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 50 siswa

SMA Negeri 15 Pekanbaru

Kuota PPDB: 205 siswa

Data Kemdikbud: 251 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 46 siswa

SMA Negeri 16 Pekanbaru

Kuota PPDB: 279 siswa

Data Kemdikbud: 209 siswa

SMA Negeri 17 Pekanbaru

Kuota PPDB: 210 siswa

Data Kemdikbud: 208 siswa

SMA Negeri 18 Pekanbaru

Kuota PPDB: 104 siswa

Data Kemdikbud: 109 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 5 siswa

SMA Negeri 19 Pekanbaru

Kuota PPDB: 29 siswa

Data Kemdikbud: 202 siswa

Berikut data tambahan siswa SMK Negeri di Kota Pekanbaru yang diterima di luar mekanisme PPDB Online 2024:

SMK Negeri 1 Pekanbaru

Kuota PPDB: 417 siswa

Data Kemdikbud: 428 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 11 siswa

SMK Negeri 2 Pekanbaru

Kuota PPDB: 824  siswa

Data Kemdikbud: 901 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 77 siswa

 

SMK Negeri 3 Pekanbaru

Kuota PPDB: 488 siswa

Data Kemdikbud: 473 siswa

SMK Negeri 4 Pekanbaru 

Kuota PPDB: 534  siswa

Data Kemdikbud: 627 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 93 siswa

SMK Negeri 5 Pekanbaru 

Kuota PPDB: 554 siswa

Data Kemdikbud: 591 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 37 siswa

SMK Negeri 6 Pekanbaru 

Kuota PPDB: 535 siswa

Data Kemdikbud: 543 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 8 siswa

SMK Negeri 7 Pekanbaru 

Kuota PPDB: 571 siswa

Data Kemdikbud: 604 siswa

Penerimaan di Luar PPDB: 33 siswa

SMK Negeri 8 Pekanbaru

Kuota PPDB: 288 siswa

Data Kemdikbud: 215 siswa. (R-03/KB-02) 

Editor: Raya Desmawanto
Tags :Siswa Jalur LangitSiswa SilumanPPDB Online RiauPakta IntegritasSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • Wow! Ribuan Siswa

    Wow! Ribuan Siswa 'Jalur Langit' Diduga Masuk ke SMA/SMK Negeri di Pekanbaru Tanpa Melalui PPDB Online, Ada Apa? 

    Umum •
    28/10/2024 ❘ 09:05 WIB
  • KPU Riau Ubah Jadwal Debat Pertama Calon Gubernur Jadi 29 Oktober, Ini Tema yang Dibahas

    KPU Riau Ubah Jadwal Debat Pertama Calon Gubernur Jadi 29 Oktober, Ini Tema yang Dibahas

    Politik •
    27/10/2024 ❘ 19:29 WIB
  • Sengkarut Operasional Ancam Produksi Minyak Nasional, Menteri ESDM Bahlil Didesak Evaluasi PT Bumi Siak Pusako

    Sengkarut Operasional Ancam Produksi Minyak Nasional, Menteri ESDM Bahlil Didesak Evaluasi PT Bumi Siak Pusako

    Ekonomi •
    27/10/2024 ❘ 12:03 WIB
  • Inilah Harta Kekayaan 3 Pjs Bupati dan Walikota di Riau yang Memimpin Daerah

    Inilah Harta Kekayaan 3 Pjs Bupati dan Walikota di Riau yang Memimpin Daerah 'Berminyak', Pilihan Mendagri 'Diimpor' dari Pusat

    Umum •
    26/10/2024 ❘ 10:36 WIB
  • Sikap Tegas Plt Bupati Sulaiman Pastikan Netralitas ASN Demi Wujudkan Pilkada Damai

    Sikap Tegas Plt Bupati Sulaiman Pastikan Netralitas ASN Demi Wujudkan Pilkada Damai

    Daerah •
    24/10/2024 ❘ 12:01 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan