SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Viral! Diduga Guru ASN Bawa Murid Untuk Disodomi Suami, Warga Sekampung Ngamuk

      Viral! Diduga Guru ASN Bawa Murid Untuk Disodomi Suami, Warga Sekampung Ngamuk

      23/07/2026  ❘  18:35 WIB
    • Kejar-kejaran 12 Km di Tol, Polisi Temukan Sabu Tersembunyi di Dinding Mobil

      Kejar-kejaran 12 Km di Tol, Polisi Temukan Sabu Tersembunyi di Dinding Mobil

      23/07/2026  ❘  17:53 WIB
    • Dari Rumah Nenek ke Kamar Jenazah, Kisah Pilu Pelajar Tewas  Kena Peluru Nyasar

      Dari Rumah Nenek ke Kamar Jenazah, Kisah Pilu Pelajar Tewas Kena Peluru Nyasar

      23/07/2026  ❘  07:51 WIB
    • Bupati Kepulauan Meranti Temui BPJN Riau, Usulkan Jalan Nasional hingga Jembatan Penghubung Pulau Sumatera

      Bupati Kepulauan Meranti Temui BPJN Riau, Usulkan Jalan Nasional hingga Jembatan Penghubung Pulau Sumatera

      22/07/2026  ❘  20:01 WIB
  • Nasional
    • BNN Sita 2 Ton Narkoba Sepanjang 2024-2026, Menkopolkam: Ukuran Keberhasilan Bukan Banyaknya Penyitaan atau Penangkapan!

      BNN Sita 2 Ton Narkoba Sepanjang 2024-2026, Menkopolkam: Ukuran Keberhasilan Bukan Banyaknya Penyitaan atau Penangkapan!

      23/07/2026  ❘  23:34 WIB
    • Prabowo Tegaskan Prabowonomics Berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945

      Prabowo Tegaskan Prabowonomics Berlandaskan Pasal 33 dan 34 UUD 1945

      23/07/2026  ❘  22:38 WIB
    • MK Putuskan Sisa Kuota Internet Bisa Dipakai Sampai Habis, Tak Boleh Ada Biaya Perpanjangan Masa Aktif dan Alasan Apapun!

      MK Putuskan Sisa Kuota Internet Bisa Dipakai Sampai Habis, Tak Boleh Ada Biaya Perpanjangan Masa Aktif dan Alasan Apapun!

      23/07/2026  ❘  21:06 WIB
    • Alasan Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia Akhirnya Terungkap, Fokus Cetak Generasi Emas

      Alasan Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia Akhirnya Terungkap, Fokus Cetak Generasi Emas

      23/07/2026  ❘  14:33 WIB
  • Ekonomi
    • Investasi Riau Tembus Rp20,23 Triliun, Peringkat 8 Nasional dan Tertinggi di Sumatera

      Investasi Riau Tembus Rp20,23 Triliun, Peringkat 8 Nasional dan Tertinggi di Sumatera

      23/07/2026  ❘  21:20 WIB
    • Ini 12 Kabupaten/Kota Penyumbang Investasi di Riau: Pekanbaru, Kampar dan Pelalawan Teratas

      Ini 12 Kabupaten/Kota Penyumbang Investasi di Riau: Pekanbaru, Kampar dan Pelalawan Teratas

      23/07/2026  ❘  20:06 WIB
    • Minyak Melonjak Liar, Rupiah Tak Berkutik Meski BI Tahan Bunga

      Minyak Melonjak Liar, Rupiah Tak Berkutik Meski BI Tahan Bunga

      23/07/2026  ❘  19:02 WIB
    • Sempat Hijau Cerah, IHSG Tiba-tiba Amblas di Penghujung Hari

      Sempat Hijau Cerah, IHSG Tiba-tiba Amblas di Penghujung Hari

      23/07/2026  ❘  18:53 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Diburu Berbulan-bulan, Bandar Besar Narkoba Rohil Ditangkap Bareskrim

      Diburu Berbulan-bulan, Bandar Besar Narkoba Rohil Ditangkap Bareskrim

      23/07/2026  ❘  23:04 WIB
    • 6 Jam Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Tim Kejati Angkut 3 Kotak Dokumen Usut Kasus Proyek Rp 9,6 Miliar

      6 Jam Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Tim Kejati Angkut 3 Kotak Dokumen Usut Kasus Proyek Rp 9,6 Miliar

      23/07/2026  ❘  20:30 WIB
    • Sabu Disembunyi di Kotak Rokok, Dua Pengedar di Meranti Pandak Diringkus Polisi

      Sabu Disembunyi di Kotak Rokok, Dua Pengedar di Meranti Pandak Diringkus Polisi

      23/07/2026  ❘  17:41 WIB
    • KPK Periksa Dirjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kementerian Kehutanan Terkait Kasus Bupati Kuansing Suhardiman Amby

      KPK Periksa Dirjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kementerian Kehutanan Terkait Kasus Bupati Kuansing Suhardiman Amby

      23/07/2026  ❘  13:22 WIB
  • Umum
    • Wow! Yayasan Riau Madani Ungkap Aktivitas di Lahan Eks Konsesi PT Sumatera Sylva Lestari, Padahal Izin Sudah Dicabut Menhut Sejak 26 Januari 2026

      Wow! Yayasan Riau Madani Ungkap Aktivitas di Lahan Eks Konsesi PT Sumatera Sylva Lestari, Padahal Izin Sudah Dicabut Menhut Sejak 26 Januari 2026

      23/07/2026  ❘  18:12 WIB
    • Refleksi HAN 2026, Anggota DPRD Lindawati: Perlindungan Anak Pekanbaru Harus Beralih dari Seremoni ke Aksi Nyata!

      Refleksi HAN 2026, Anggota DPRD Lindawati: Perlindungan Anak Pekanbaru Harus Beralih dari Seremoni ke Aksi Nyata!

      23/07/2026  ❘  11:36 WIB
    • Jangan Salah Lagi! Studi Ungkap Pembalut Bekas Tak Perlu Dicuci Sebelum Dibuang

      Jangan Salah Lagi! Studi Ungkap Pembalut Bekas Tak Perlu Dicuci Sebelum Dibuang

      23/07/2026  ❘  08:45 WIB
    • Susah Tidur Malam? Coba Ngobrol Hal Ini Sama Pasangan Sebelum Lampu Mati

      Susah Tidur Malam? Coba Ngobrol Hal Ini Sama Pasangan Sebelum Lampu Mati

      23/07/2026  ❘  08:20 WIB
  • Riau
    • Tekan Penyebaran DBD, UPT Puskesmas Pulau Merbau Gelar Gerakan Larvasidasi Massal

      Tekan Penyebaran DBD, UPT Puskesmas Pulau Merbau Gelar Gerakan Larvasidasi Massal

      23/07/2026  ❘  19:24 WIB
    • Pusat Studi Kepolisian Apresiasi Green Policing Polda Riau sebagai Paradigma Keamanan Modern

      Pusat Studi Kepolisian Apresiasi Green Policing Polda Riau sebagai Paradigma Keamanan Modern

      23/07/2026  ❘  18:34 WIB
    •  Dua Tahun Diawasi KPK, Laba Riau Petroleum Melonjak Rp157 Miliar Lebih

      Dua Tahun Diawasi KPK, Laba Riau Petroleum Melonjak Rp157 Miliar Lebih

      23/07/2026  ❘  18:06 WIB
    • Masuk Zona Hijau Belum Cukup, Pemprov Riau Kejar Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman

      Masuk Zona Hijau Belum Cukup, Pemprov Riau Kejar Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman

      23/07/2026  ❘  17:22 WIB
  • Sport
    • FIFA Salurkan Kompensasi 305 Juta Euro kepada Klub Peserta Piala Dunia 2026

      FIFA Salurkan Kompensasi 305 Juta Euro kepada Klub Peserta Piala Dunia 2026

      23/07/2026  ❘  18:19 WIB
    • SMA Negeri Olahraga Pemprov Riau Lepas 29 Atlet ke Liga Top Skor National Championship 2026, Target Ukir Prestasi Nasional

      SMA Negeri Olahraga Pemprov Riau Lepas 29 Atlet ke Liga Top Skor National Championship 2026, Target Ukir Prestasi Nasional

      23/07/2026  ❘  13:14 WIB
    • Harga Pasar Lamine Yamal Meroket Tembus Rp 4,4 Triliun

      Harga Pasar Lamine Yamal Meroket Tembus Rp 4,4 Triliun

      23/07/2026  ❘  08:34 WIB
    • Herdman Temukan Formula Baru, Timnas Indonesia Makin Siap Terkam Kamboja

      Herdman Temukan Formula Baru, Timnas Indonesia Makin Siap Terkam Kamboja

      23/07/2026  ❘  06:49 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Harga Minyak Dunia Naik Tajam Dipicu Eskalasi Konflik Amerika Serikat dan Iran

      Harga Minyak Dunia Naik Tajam Dipicu Eskalasi Konflik Amerika Serikat dan Iran

      23/07/2026  ❘  09:24 WIB
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Syamsurizal Makin Terpojok karena Sebut Kader Seperti Katak Dalam Tempurung, Pengurus Segel Kantor DPW PPP Provinsi Riau

20/06/2024  ❘  11:11 WIB • Politik
Bagikan :
Syamsurizal Makin Terpojok karena Sebut Kader Seperti Katak Dalam Tempurung, Pengurus Segel Kantor DPW PPP Provinsi Riau

Sejumlah pengurus dan tokoh PPP menyegel kantor DPW PPP Provinsi Riau, Kamis (20/6/2024). Foto: SM News

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Sejumlah pengurus, tokoh dan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyegel kantor DPW PPP Provinsi Riau, Kamis (20/6/2024) pagi ini. Aksi ini sebagai kristalisasi penolakan terhadap Ketua DPW PPP Riau Syamsurizal. Para kader mendesak keras Syamsurizal agar dicopot dan mundur dari kursi Ketua DPW PPP Riau.

Penyegelan kantor ini dilakukan di depan pintu masuk gedung DPW PPP Riau. Aksi ini menyusul sikap mayoritas pengurus DPW PPP Riau yang melaporkan Syamsurizal ke DPP PPP di Jakarta beberapa hari lalu, sekaligus menyatakan mosi tak percaya atas kepemimpinan Syamsurizal yang gagal.

Mereka juga marah dan kecewa mendengar ucapan Syamsurizal di media yang menyebut para pengurus DPW PPP Riau yang mengadu ke Jakarta ibarat katak dalam tempurung.

"Pernyataan Syamsurizal itu merupakan penghinaan yang telah merendahkan martabat pengurus dan kader yang mencintai partai ini," kata Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau Dedi Putra kepada SabangMerauke News, Kamis siang.

Dedi menegaskan, pernyataan Syamsurizal itu tak pantas diucapkan. Apalagi pengurus yang menyatakan mosi tak percaya ke DPP adalah kader-kader yang selama ini bertungkus lumus dan berkeringat membesarkan partai. 

"Katak-katak yang disebut Syamsurizal itu adalah kader-kader setia yang selama ini telah membesarkan partai. Bahkan, mereka adalah mantan-mantan ketua partai di kabupaten/kota dan tokoh-tokoh senior partai. Masak menyebut kami ini seperti katak dalam tempurung. Itu jelas melecehkan dan menghina kami," tegas Dedi.

Sikap dan pernyataan Syamsurizal tersebut dinilai bentuk konkret gagalnya kepemimpinan Syamsurizal.

"Justru ia membuat suasana makin gaduh. Maka DPP sebenarnya harus segera mengambil kebijakan," tegas Dedi.

Sebelumnya, sejumlah pengurus harian DPW didampingi sejumlah sejumlah DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Riau menjumpai DPP PPP, tanpa adanya Ketua DPW PPP Riau Syamsurizal. Para kader PPP melaporkan perkembangan terkini kondisi partai di Riau ke DPP dan tak menginginkan lagi PPP dipimpin oleh Syamsurizal.

Sejumlah pengurus DPW yang tampak hadir menghadap DPP tersebut antara lain Ketua OKK I DPW PPP Riau Agus Salim, Ketua OKK II Dedi Putra, Ketua OKK III Husaimi Hamidi, serta beberapa Wakil Ketua Bidang seperti Irsyadul Ibad, Jon Hendri Hasan, dan Ahmad Saukinur. Kemudian tampak pula mereka didampingi para pengurus DPC.

 

Dedi Putra tak menampik pertemuan tersebut para pengurus melaporkan kondisi terkini ke DPP. Anggota DPRD Meranti itu mengatakan, mewakili mayoritas pengurus DPW dan DPC melapor DPP dan diterima Waketum Ermalena. Para pengurus menginginkan Syamsurizal mundur dari jabatannya selaku DPW. Hal ini imbas dari hasil buruk tak memuaskan PPP di Pileg 2024.

Pihaknya tak menginginkan hasil buruk ini nantinya akan berlanjut di Pilkada serentak 2024 yang sudah didepan mata.

"Tuntutan ini juga disertai mosi tidak percaya ada 9 DPC yg menandatangani, baik itu oleh ketua, sekretaris serta OKK. Kemudian Pengurus Harian DPW PPP sebanyak 18 Orang dari total 26 Pengurus, serta Pimpinan Majelis Syariah DPW, Pimpinan Majelis Pertimbangan dan Majelis Pakar," kata Dedi, Sabtu (15/6/2024).

Dedi mengatakan, pada Pileg 2024 ini, tidak ada sinkronisasi antara para pengurus, kader dengan Syamsurizal selaku ketua DPW, sehingga tidak solid dan jumlah kursi berkurang drastis.

"Dari 38 total kursi perolehan PPP di 2019 baik di DPR RI, DPRD Riau dan Kabupaten Kota, di 2024 ini hanya tinggal 20 kursi. Rata-rata berkurang bahkan ada yang hilang jumlah kursinya. Maka dari itu, teman teman melapor ke DPP dan meminta pak Syamsurizal mundur," kata Dedi.

Lebih lanjut, Dedi juga mengingat dan menyesal ia yang kala itu bersama pengurus DPW lainnya menghadapi pendemo dari kelompok Bengkalis dan Pelalawan pada 2023 yang menuntut Syamsurizal mundur karena dianggap gagal memimpin partai. Saat itu ia pasang badan, namun ternyata tuntutan saat itu terbukti pada saat ini.

"Saya yang menghadapi pendemo dari Bengkalis dan Pelalawan pada tahun 2023. Kita redam agar Pemilu 2024 sukses, ternyata apa yang disampaikan oleh para pendemo di spanduk mereka pada saat itu yakni 'Syamsurizal mundur kalau tidak PPP Hancur' saat ini terbukti pasca Pileg," kata Dedi.

Hal yang sama dikuatkan oleh Ketua OKK I DPW Agus Salim. Mantan Ketua DPC PPP Inhu ini menyebut, Syamsurizal selaku Ketua DPW tidak mampu menyelesaikan konflik di DPC pasca Muscab.

"Pak Syamsurizal kurang konsentrasi dalam mengurus partai. Sebagai Ketua DPW beliau tidak melakukan pelimpahan kewenangan kepada pengurus untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagaimana diatur dalam AD/ART. Terhadap permasalahan yang ada di DPC beliau tak bisa menyelesaikan persoalan persoalan pasca Muscab sehingga berujung banyaknya kader potensial yang meninggalkan PPP," tegas Agus Salim.

 

Sementara, Ketua OKK III, Husaimi Hamidi yang juga selaku Ketua Fraksi PPP DPRD Riau ini juga membenarkan akan riak - riak di tubuh DPC dan DPW PPP ini.

Husaimi mengaku, ia yang merupakan pendukung utama Syamsurizal di Muswil yang menempatkan Syamsurizal jadi ketua DPW akhirnya turut mengantarkan para pengurus DPW dan DPC ke DPP karena memang persoalan yang dihadapi PPP saat ini.

Sebagai pendukung utama Syamsurizal, kata Husaimi, ia memahami keecewaan para pengurus dengan raihan PPP di Pileg 2024, dan menurutnya karena terdapat kesalahan tata kelola.

"Kawan-kawan ada kekecewaan di Pileg ini. Seperti tidak ada ketua, Caleg yang bertarung tak ada perhatian dari ketuanya. Contoh di Kuansing - Inhu dan Meranti - Dumai - Bengkalis untuk DPRD Riau, itu kan memperebutkan kursi terkahir, itu kan hampir dapat. Harusnya kan ada perhatian dari ketua DPW nya itu, harus ada upaya bersama itu untuk mengawal suara seharusnya," kata Husaimi.

"Saya ini orang pendukung Syamsurizal di Muswil, tentu saya disorot terus. Maka saya bilang kalau memang kawan-kawan memang kecewa dan mau ke DPP saya dampingi, sampaikan ke DPP," ulasnya.

Husaimi juga turut mengaku memahami kekecewaan dari para pengurus dengan tata kelola partai. Ia mencontohkan ada beberapa daerah dimana kader petahana, potensial loncat ke partai lain dan mendapatkan kursi di partai barunya, sedangkan PPP kehilangan kursi.

"Contoh di Kuansing, Zulhendri itu pimpinan DPRD dari PPP. Saya sampaikan ke beliau kalau tak cocok lagi di kabupaten silahkan daftar untuk DPRD Riau dan beliau menyanggupinya. Tapi saya tak tahu mengapa ketika dia meminta surat rekomendasi pengantar rumah sakit jiwa tak keluar. Akhirnya beliau pindah ke Gerindra dan malah berhasil duduk di DPRD Riau," paparnya.

Sementara itu, hal yang sama dikatakan Wakil Ketua DPW Isryadul Ibad. Ia mengaku bahwa kekecewaan darinpara pengurus sangatlah tepat dengan kondisi PPP saat ini, maka dari itu, pihaknya menuntut Syamsurizal untuk mundur dari jabatannya selaku ketua DPW. (R-03)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :PPPSyamsurizalKatak Dalam TempurungSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • Istri Tewas Minum Racun Rumput Dipicu KDRT, Pria di Rokan Hilir Ditangkap Polisi 

    Istri Tewas Minum Racun Rumput Dipicu KDRT, Pria di Rokan Hilir Ditangkap Polisi 

    Hukrim •
    19/06/2024 ❘ 22:20 WIB
  • Pj Wako Pekanbaru Risnandar Ungkap Penyebab Evaluasi 20 Pejabat Eselon Dua Peninggalan Muflihun Tak Dilanjutkan

    Pj Wako Pekanbaru Risnandar Ungkap Penyebab Evaluasi 20 Pejabat Eselon Dua Peninggalan Muflihun Tak Dilanjutkan

    Daerah •
    19/06/2024 ❘ 21:25 WIB
  • Pengangguran di Pekanbaru Tembus 30 Ribu Orang, Pekanbaru Job Fair 2024 Sediakan 1.784 Lowongan Kerja

    Pengangguran di Pekanbaru Tembus 30 Ribu Orang, Pekanbaru Job Fair 2024 Sediakan 1.784 Lowongan Kerja

    Ekonomi •
    19/06/2024 ❘ 19:06 WIB
  • Miris! Uang Lelah Personel Pemadam Karhutla di Kepulauan Meranti Belum Dibayar, Tak Ada Kabar dari BPKAD

    Miris! Uang Lelah Personel Pemadam Karhutla di Kepulauan Meranti Belum Dibayar, Tak Ada Kabar dari BPKAD

    Daerah •
    19/06/2024 ❘ 18:56 WIB
  • Peringatan Keras Kapolres Kepulauan Meranti ke Anggotanya: Jangan Main Judi Online dan Hindari ke Tempat Hiburan Malam! 

    Peringatan Keras Kapolres Kepulauan Meranti ke Anggotanya: Jangan Main Judi Online dan Hindari ke Tempat Hiburan Malam! 

    Nasional •
    19/06/2024 ❘ 18:37 WIB
HAN 2026 Lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
  • Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    Dana Asing Kabur, IHSG Tetap Bertahan! Ini Fakta yang Mengejutkan Investor

    13/07/2026  ❘  09:49 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan