SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      Ngeri! Preman Tendang Perut Ibu Hamil, Suami Dipukul dan Ditodong Pistol

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
  • Nasional
    • Koalisi Tolak Revisi Tambal Sulam Undang-Undang Kehutanan, Singgung Motif Komersialisasi Hutan

      Koalisi Tolak Revisi Tambal Sulam Undang-Undang Kehutanan, Singgung Motif Komersialisasi Hutan

      04/06/2026  ❘  22:49 WIB
    • Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai di Kantor Imigrasi Daerah

      Terungkap! Praktik Pemerasan Izin Tinggal Warga Negara Asing Terjadi Mulai di Kantor Imigrasi Daerah

      04/06/2026  ❘  22:09 WIB
    • Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      Harga Avtur Melonjak, Pemerintah Siapkan Formula Baru Tarif Pesawat

      04/06/2026  ❘  20:19 WIB
    • Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      Saat Pasar Panik, IHSG dan Rupiah Rontok, Rumor Copot Menkeu Mendadak Meledak

      04/06/2026  ❘  19:03 WIB
  • Ekonomi
    • Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      Saat Rupiah Tersungkur ke Rp18.049, Siapa yang Sebenarnya Membuat Pasar Ketakutan?

      04/06/2026  ❘  18:53 WIB
    • Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      Bursa Indonesia Diguncang Krisis Kepercayaan, Investor Asing Kabur Rp67 Triliun

      04/06/2026  ❘  18:42 WIB
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      Divonis 4,5 Tahun, Noel Minta Maaf ke Prabowo: Saya Mengecewakan Banyak Pihak

      04/06/2026  ❘  20:22 WIB
    • Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      Drama Baru Kasus Dugaan Korupsi Jatah Preman! Kesaksian Dani Nursalam Memberatkan Gubernur Abdul Wahid, Ini Pengakuannya

      04/06/2026  ❘  19:54 WIB
    • Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      Kampung Panger Digrebek Lagi! Pengedar Sabu Tumbang Saat Layani Pembeli

      04/06/2026  ❘  19:22 WIB
    • Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      Nama Bupati Inhu Terseret! Dani Nursalam Bongkar Misteri Handphone dan CCTV Jelang OTT KPK

      04/06/2026  ❘  18:23 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Rupiah Melemah, Rakyat Sengsara: PD KAMMI Pekanbaru Tagih Tindakan Nyata Bank Indonesia

      Rupiah Melemah, Rakyat Sengsara: PD KAMMI Pekanbaru Tagih Tindakan Nyata Bank Indonesia

      04/06/2026  ❘  22:51 WIB
    • Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      Masyarakat Bertanya Uang Daerah ke Mana, BPKAD Ungkap dan Sajikan Kondisi APBD Kepulauan Meranti Tahun 2026

      04/06/2026  ❘  21:08 WIB
    • Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      Catat! Merokok Saat Berkendara Jadi Salah Satu Target Buruan Operasi Patuh 2026

      04/06/2026  ❘  20:33 WIB
    • RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      RSUD Arifin Achmad Resmi Jadi Pengampu Jantung se-Riau, Pasien Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Provinsi

      04/06/2026  ❘  20:25 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Waduh! Ternyata Begini Nasib Guru di Tahun 2024, Harus Cepat Beradaptasi dengan Sistem Kerja Digital

21/02/2024  ❘  14:58 WIB • Daerah
Bagikan :
Waduh! Ternyata Begini Nasib Guru di Tahun 2024, Harus Cepat Beradaptasi dengan Sistem Kerja Digital

Ilustrasi

SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Saat ini tak sedikit guru yang pusing. Gara-garanya mulai Januari 2024 diterapkan sistem Pengelolaan lKinerja di Platform Merdeka Mengajar (PMM).

Guru PNS dan PPPK harus cepat beradaptasi dengan sistem kinerja berbasis digital ini kalau kariernya tak mau terhambat. Karena Pengelolaan Kinerja di PMM ini terintegrasi dengan e-kinerja yang dikelola Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kalaulah tujuan dari adanya e-kinerja ini untuk meningkatkan kinerja guru dengan peningkatan kualitas pembelajarannya di kelas, sambil memperbaiki kekurangan pada capaian Rapor Pendidikan, maka harusnya Kemendikbudristek sudah siap dengan aplikasi e-kinerja di PMM tanpa ada kendala. 

Begitu Januari diterapkan untuk guru di seluruh Tanah Air, sistem harus sudah tertata rapi siap dipakai guru. Pun pemahaman para guru sudah matang betul dengan aplikasi pengelolaan kinerja ini.

Tapi pada kenyataannya, aplikasi pengelolaan kinerja ini masih banyak kendala. Di antaranya, guru kesulitan mengakses, data guru ada yang tidak sesuai, belum bisa memasukkan akun kepala sekolah yang statusnya Plt, hingga salah pilih rencana yang tak bisa dihapus. Itulah yang membuat guru-guru tak enak tidur, tak enak makan karena kepikiran terus dengan PMM-nya.

Yang bikin susah lagi, kendala-kendala itu yang menangangi terpusat di pihak Kemendikbubdristek. Jadi, guru-guru di seluruh wilayah Tanah Air yang punya masalah pada sistem e-kinerja di PMM, lapornya ke pusat bantuan langsung di Kemendikbudristek. Dinas Pendidikan setempat tak diberi akses untuk membantu guru yang punya masalah e-kinerja di PMM.

Terus kendala yang dihadapi guru-guru itu bermacam-macam. Tapi pihak Kemendikbubdristek memberikan solusi gebyah uyah, alias permasalahan yang beda solusinya sama. Ya, inilah risiko bila ditangani pusat. Tidak tahu permasalahan yang sebenarnya di daerah.

Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Sesungguhnya tujuan dari sistem Pengelolaan Kinerja di PMM sangatlah bagus. Ini merupakan cara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui tiga tahapan. Yakni, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian. Guru melaksanakan ketiga tahapan ini dengan mengacu pada nilai yang kurang di Rapor Pendidikan. Dengan kata lain, sistem Pengelolaan Kinerja ini juga dipakai untuk memperbaiki Rapor Pendidikan di satuan pendidikan.

 

Perbaikan Rapor Pendidikan tersebut berorientasi pada praktik pembelajaran yang berkualitas yang dilakukan guru di kelasnya. Pada tahap perencanaan, guru hanya perlu fokus meningkatkan kinerja pada salah satu indikator rekomendasi berdasarkan capaian Rapor Pendidikan yang telah terintegrasi di PMM. 

Di tahap pelaksanaan, kepala sekolah akan melakukan observasi kelas dan melakukan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disediakan di PMM. Pada tahap penilaian, kepala sekolah dapat melihat rangkuman pencapaian guru untuk predikat kinerja yang terintegrasi dengan sistem e-kinerja BKN.

Sekilas tampak betul sistem Pengelolaan Kinerja di PMM ini mirip dengan penelitian tindakan kelas (PTK). Jadi, apabila guru melaksanakan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan alurnya, maka kualitas pembelajaran di kelasnya akan meningkat. Guru juga dapat meningkatkan kinerjanya sehingga menjadi profesional. 

Ini yang dikatakan bahwa Pengelolaan Kinerja di PMM lebih relevan dan berdampak. Relevan karena sesuai kebutuhan belajar murid di kelas, dan berdampak karena sasaran utamanya adalah adanya peningkatan kualitas pembelajaran murid.

Guru harus fokus pada aspek praktik kinerja dan perilaku. Dua hal itu yang menjadi aspek utama dalam penilaian e-kinerja di PMM. Sedangkan pengembangan kompetensi yang berupa rencana hasil kerja (RHK) seperti ikut diklat, pelatihan mandiri di PMM, menyusun praktik baik di PMM, dan sebagainya. Itu akan menjadi bahan pertimbangan saja bagi kepala sekolah dalam menilai e-kinerja guru.

Salah Penafsiran

Saat ini yang terjadi adalah salah penafsiran pada unsur Pengembangan Kompetensi. RHK di Pengembangan Kompetensi itu disertai poin. Guru harus mengumpulkan minimal 32 poin. Jadi, yang disalahpahami guru yaitu mengejar target tercapainya poin itu.

Kenyataan di lapangan, banyak guru yang memilih RHK menjadi peserta webinar, diklat online, dan sebagainya. Jamak dilihat di sekolah-sekolah pada saat jam mengajar, guru serius memandangi laptopnya untuk menyimak webinar. Berburu sertifikat sebagai bukti dukung di RHK.

Sebenarnya bagus sih, itu tanda kalau guru mau terus belajar. Guru ikut webinar kan untuk meningkatkan kompetensi pedagogisnya. Namun, sayangnya tidak demikian. Kebanyakan dari mereka ikut webinar untuk tujuan pragmatis semata, yakni dapat sertifikat yang bisa di-upload di e-kinerja PMM.

 

Ini kelemahan dari sistem di PMM. Bukti dukung ikut semacam diklat hanya berupa sertifikat saja. Tidak disertai laporan diklat yang seperti diterapkan kala Permen PAN RB No. 16 Tahun 2009 masih berlaku. Dan, tidak menutup kemungkinan praktik ketidakjujuran terjadi di kalangan guru dengan memalsukan sertifikat. Sekarang zamannya Artificial intelligence (AI), sehingga edit dokumen gampang sekali dilakukan.

Kita berharap Pengelolaan Kinerja di PMM ini juga merupakan tantangan bagi guru untuk tetap menjunjung tinggi nilai kejujuran. Pendidikan sebagai tempat penyemaian nilai-nilai utama jangan justru menjadi ladang tumbuh suburnya perilaku yang bertentangan dengan integritas akademik. Intinya, guru tetap memegang teguh karakter kejujuran di era perkembangan AI ini.

Sebenarnya di PMM juga sudah disediakan fitur Pelatihan Mandiri. Ini bisa dimanfaatkan guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogisnya. Guru bisa belajar lebih fleksibel, di mana pun dan kapan pun. Tetapi, tidak sedikit guru yang tidak telaten.

Di fitur Pelatihan Mandiri itu guru diajak untuk belajar modul sesuai dengan yang diinginkan. Pada akhir tahap belajar, guru harus mengerjakan post test. Kemudian lanjut dengan yang namanya Aksi Nyata. Apa yang guru pelajari di modul, dipraktikkan di kelasnya dan ditutorkan ke teman sejawat.

Dokumentasi Aksi Nyata tersebut di-upload di PMM untuk dicek oleh tim validator. Bila hasilnya sudah sesuai kriteria, maka guru dapat sertifikat topik. Kendalanya, masa validasi ini lama sekali, bisa dua sampai tiga bulan. Ini yang kemudian membuat guru menjadi tidak telaten untuk belajar modul di Pelatihan Mandiri PMM. Jadi, yang sangat diharapkan oleh guru adalah masa validasinya dipercepat. (*)

Editor: Novita Asri Irawan
Sumber: Detik.com
Tags :Nasib Guru2024Sistem DigitalPenyesuaianSabang Merauke News

BERITA TERKAIT :

  • Bawaslu Rekomendasikan KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang di 1.496 TPS Seluruh Indonesia

    Bawaslu Rekomendasikan KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang di 1.496 TPS Seluruh Indonesia

    Daerah •
    21/02/2024 ❘ 13:46 WIB
  • Bocah di Siak Nyaris Tewas Diterkam Harimau di Kamarnya Saat Tidur

    Bocah di Siak Nyaris Tewas Diterkam Harimau di Kamarnya Saat Tidur

    Daerah •
    21/02/2024 ❘ 12:20 WIB
  • Perbaiki Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Jelang Idul Fitri, Pemprov Riau Siapkan Alat Berat

    Perbaiki Jalan Lintas Rengat-Tembilahan Jelang Idul Fitri, Pemprov Riau Siapkan Alat Berat

    Daerah •
    21/02/2024 ❘ 11:17 WIB
  • SBY Tak Hadir di Pelantikan AHY Sebagai Menteri ATR Hari Ini, Hanya Beri Doa dan Restu

    SBY Tak Hadir di Pelantikan AHY Sebagai Menteri ATR Hari Ini, Hanya Beri Doa dan Restu

    Politik •
    21/02/2024 ❘ 10:27 WIB
  • BMKG: Secara Umum Cuaca di Riau Berawan dengan Potensi Hujan Tidak Merata

    BMKG: Secara Umum Cuaca di Riau Berawan dengan Potensi Hujan Tidak Merata

    Riau •
    21/02/2024 ❘ 09:59 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan