SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Kru MT Pancaran Agility Meninggal di Selat Rupat, Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Jenazah

      Kru MT Pancaran Agility Meninggal di Selat Rupat, Basarnas Bergerak Cepat Evakuasi Jenazah

      21/07/2026  ❘  10:31 WIB
    • Tim SAR Temukan Jasad Perempuan, Dua Korban Lagi Masih Dicari

      Tim SAR Temukan Jasad Perempuan, Dua Korban Lagi Masih Dicari

      21/07/2026  ❘  10:28 WIB
    • Sempat Dibangunkan Jembatan Presisi, SDN 018 Semulut Akan Direlokasi Setelah Siswa Terluka, Buaya dan Banjir Rob Jadi Ancaman

      Sempat Dibangunkan Jembatan Presisi, SDN 018 Semulut Akan Direlokasi Setelah Siswa Terluka, Buaya dan Banjir Rob Jadi Ancaman

      21/07/2026  ❘  09:04 WIB
    • Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      Dari Kasus 25 Kg, Polisi Sambar 130 Kg Sabu Jaringan Malaysia

      21/07/2026  ❘  07:29 WIB
  • Nasional
    • Walau Sudah Minta Maaf, PWI  Tetap Polisikan Hotman Paris

      Walau Sudah Minta Maaf, PWI Tetap Polisikan Hotman Paris

      21/07/2026  ❘  06:46 WIB
    • Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      Terlanjur Ucap Kasar, Hotman Paris Akhirnya Meminta Maaf ke Wartawan

      20/07/2026  ❘  18:48 WIB
    • PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      PN Jakarta Selatan Menolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Berlaku

      20/07/2026  ❘  14:16 WIB
    • Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      Wow! DJP Libatkan Tentara dan Polisi Desa Awasi Kepatuhan Pajak

      20/07/2026  ❘  13:23 WIB
  • Ekonomi
    • Turun Rp9.000 Sekejap, Harga Emas Antam Makin Dekati Rp2,5 juta per Gram

      Turun Rp9.000 Sekejap, Harga Emas Antam Makin Dekati Rp2,5 juta per Gram

      21/07/2026  ❘  10:10 WIB
    • Sembilan Hari Tanpa Jeda, IHSG Terus Terbang ke Angkasa

      Sembilan Hari Tanpa Jeda, IHSG Terus Terbang ke Angkasa

      21/07/2026  ❘  09:31 WIB
    • Dolar Makin Perkasa, Namun Rupiah Justru Menguat Pagi Ini

      Dolar Makin Perkasa, Namun Rupiah Justru Menguat Pagi Ini

      21/07/2026  ❘  09:18 WIB
    • BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      BPS Catat IPH Turun di 34 Provinsi

      20/07/2026  ❘  20:17 WIB
  • Politik
    • Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      Bupati Siak Afni Curhat Soal Pemangkasan DBH, Wapres Gibran: Sayakan Mantan Wali Kota Juga!

      17/07/2026  ❘  20:17 WIB
    • Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      Memalukan! Pimpinan Pusat Golkar Murka Lihat Kericuhan 2 Kadernya di DPRD Riau

      17/07/2026  ❘  14:01 WIB
    • KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      KPK Tetapkan Bupati Sukoharjo Tersangka, PDIP Tegaskan OTT Langsung Dipecat

      12/07/2026  ❘  13:39 WIB
    • PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      PDIP Sebut Diri Partai Penyeimbang, PSI Minta Penjelasan Terbuka untuk Publik

      10/07/2026  ❘  09:35 WIB
  • Hukrim
    • Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      Kepala Karyawan Hancur Akibat Kecelakaan Kerja Kemarin, Pihak PTPN IV Regional 3 Riau Baru Melapor Lisan Pagi Tadi, Disnaker Turunkan Tim

      21/07/2026  ❘  10:02 WIB
    • Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      Bupati Kena OTT KPK Lagi, Terkait Kasus Suap Proyek Pemkab

      21/07/2026  ❘  08:59 WIB
    • Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      Warga Temukan Bocah Kebingungan di Kampung Bandar, Polisi Sebar Pencarian Keluarga

      21/07/2026  ❘  06:59 WIB
    • Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      Teror Curanmor Pekanbaru Berakhir! Pelaku 16 TKP Ditangkap Saat Bersembunyi di RTH

      20/07/2026  ❘  16:15 WIB
  • Umum
    • Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      Mulut Terasa Pahit Saat Bangun Tidur? Bisa Jadi Tanda Asam Lambung hingga Kurang Minum

      19/07/2026  ❘  12:29 WIB
    • Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      Jangan Buang Sisa Nasi! Begini Cara Mengubahnya Jadi Kompos yang Bikin Tanaman Subur

      19/07/2026  ❘  08:22 WIB
    • AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      AI Mengubah Dunia Kerja, Anak Muda Wajib Kuasai Keterampilan Ini Sebelum Terlambat

      18/07/2026  ❘  13:30 WIB
    • Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      Anak Tak Mau Ditinggal di Sekolah? Terapkan 7 Langkah Ini agar Proses Adaptasi Lebih Cepat

      18/07/2026  ❘  09:55 WIB
  • Riau
    • BMKG: Hampir Seluruh Riau akan Diguyur Hujan Hari Ini!

      BMKG: Hampir Seluruh Riau akan Diguyur Hujan Hari Ini!

      21/07/2026  ❘  09:53 WIB
    • Kejati Riau Teken MoU dengan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim ll Pekanbaru

      Kejati Riau Teken MoU dengan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim ll Pekanbaru

      21/07/2026  ❘  09:08 WIB
    • Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

      Pemko Pekanbaru Terima Pandangan Fraksi Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

      21/07/2026  ❘  08:38 WIB
    • Kijang LGX Terbakar Saat Isi BBM, SPBU Hangtuah Pekanbaru Nyaris Dilalap Api

      Kijang LGX Terbakar Saat Isi BBM, SPBU Hangtuah Pekanbaru Nyaris Dilalap Api

      21/07/2026  ❘  06:34 WIB
  • Sport
    • Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      Spanyol Geser Posisi Argentina, Ini Daftar 25 Besar Ranking FIFA Usai Piala Dunia 2026

      21/07/2026  ❘  10:19 WIB
    • 6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      6 Negara Jadi Tuan Rumah FIFA World Cup 2030, Ini Alasannya

      21/07/2026  ❘  09:12 WIB
    • Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      Spanyol Lengkapi Gelar Piala Dunia 2026 Setelah Menjuarai Piala Eropa 2024

      20/07/2026  ❘  09:19 WIB
    • Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      Resmi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Kantongi Hampir Rp1 Triliun dan Cincin Bersejarah FIFA

      20/07/2026  ❘  09:06 WIB
  • Opini
    • 2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      2 Orang Tewas Dimangsa di Konsesi PT Madukoro Lestari, Mengapa Kementerian Kehutanan Gegabah Terbitkan Izin HTI di Sarang Harimau? 

      17/07/2026  ❘  10:49 WIB
    • Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      Catatan Kritis tentang Masa Depan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil Bukit Batu

      14/07/2026  ❘  13:51 WIB
    • Republik Amplop

      Republik Amplop

      13/07/2026  ❘  13:17 WIB
    • Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      Terjebak Paradigma Daratan: Anggota DPR-DPD Dapil Riau Harus Kepung Pansus Demi Kepulauan Meranti

      13/07/2026  ❘  12:14 WIB
  • Internasional
    • Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      Bukan Pelit! Crazy Rich Dunia Warren Buffett Punya Alasan Mengejutkan Tak Wariskan Kekayaan

      21/07/2026  ❘  08:33 WIB
    • Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      Heboh! Walkot New York Tantang Kebijakan Trump, Netanyahu Bisa Ditahan Saat Sidang PBB

      21/07/2026  ❘  08:14 WIB
    • Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      Tangis Berubah Amarah, Kekalahan Argentina Picu Kerusuhan Besar di Buenos Aires

      21/07/2026  ❘  07:10 WIB
    • PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      PBB Selidiki Serangan AS ke Proyek Nuklir Iran di Khuzestan

      20/07/2026  ❘  11:56 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Permasalahan Polusi Udara di Dunia, Begini Cara Mereka Menghadapinya

24/08/2023  ❘  12:55 WIB • Umum
Bagikan :
Permasalahan Polusi Udara di Dunia, Begini Cara Mereka Menghadapinya

Ilustrasi Polusi Udara. Foto: Net

SABANGMERAUKE NEWS, Jakarta - Persoalan polusi udara DKI Jakarta terus menjadi fokus hingga saat ini. Bagaimana tidak, jika dibiarkan dan tanpa kebijakan yang tegas maka persoalan ini akan menjadi persoalan yang terus berulang bahkan bisa memakan korban jiwa karena udara yang berbahaya.

Polusi udara terus menjadi persoalan lingkungan terbesar yang berisiko terhadap kesehatan. Kelompok yang terus-menerus terekspos dengan udara buruk rentan mengalami gangguan kesehatan, mulai dari mengidap penyakit asma, kanker, paru-paru, jantung, hingga mengalami kematian.

Sebetulnya buruknya udara Jakarta bukan kali pertama ini terjadi. Bahkan sudah menjadi perbincangan dari bertahun-tahun lalu. Isunya seakan 'hilang-timbul' tanpa menemukan solusi yang jelas dan tegas, itulah sebabnya terus terulang terlebih saat musim kemarau saat ini.

Hingga kini, penyebab polusi udara Jakarta masih menjadi perdebatan. Sejumlah pihak menuding Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbasis batu bara sebagai penyebab buruknya kualitas udara di kota Jakarta dan sekitarnya. Namun beberapa pihak lain memperkirakan biang kerok polusi adalah kendaraan.

Bagaimana tidak, jumlah kendaraan di Jakarta merupakan nomor dua terbanyak. Dari data ini, terhitung ada sebanyak 20 juta lebih kendaraan bermotor yang ada di Jakarta. Hal itu belum terhitung dari kendaraan yang keluar masuk Jakarta beserta bus dan truk yang juga menjadi penyumbang polusi di Ibu Kota.

Jumlah Kendaraan Bermotor Berdasarkan Provinsi Terbanyak
(Berdasarkan Data Tahun 2022 - DKI Jakarta Posisi Kedua Dengan Kendaraan Bermotor Terbanyak)

Jawa Timur (22,861,292)
DKI Jakarta (21,034,054)
Jawa Barat (17,157,839)
Jawa Tengah (16,783,247)
Sumatera Utara (7,030,727)

Solusi Pemerintah

Sejauh ini, baru ini pemerintah terkesan fokus menyiapkan serangkaian strategi untuk mengatasi polusi Jakarta. Bahkan, pemerintah pusat ikut turun tangan. Presiden Jokowi sudah menginstruksikan penanganan jangan pendek, jangka menengah dan jangka panjang untuk mengatasi polusi udara.

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan pun turun tangan langsung mengkoordinasi penanganan polusi udara.

 

Sejumlah arahan untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun disampaikan Luhut kepada Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Menhub Budi Karya Sumadi, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Berikut langkah-la

5 Langkah Pemerintah Atasi Polusi Udara
(Fokus Pemerintah Sejak Luhut Turun Tangan Langsung Mengatasi Polusi Udara)

1. Modifikasi Cuaca    

Ini sebagai langkah awal yang dilakukan dan dinilai cepat untuk membasahi dan mengurangi polutan. Luhut ingin memberantas masalah ini mulai dari sektor hulu hingga hilir

2. Kurangi PLTU Batu Bara    

Untuk pengendalian emisi dan pemerintah bakal mewajibkan industri menggunakan 'scrubber'.

3. Pembagian Jam Kerja    

Muncul opsi ini dan selalu dikaji bagaimana ini bisa mengatasi polusi udara. Setidaknya ini bakal mengurangi kemacetan dan berdampak pada tingkat polutan

4. Dorong Transportasi Publik    

Kapasitas trasportasi publik di jam sibuk perlu di tingkatkan

5. Kendaraan Listrik    

Ini sudah di dorong sejak pemerintah membawa isu transisi energi G20, ditambah lagi pemberian subsidi. Ini tentu untuk menguari emisi

Selebihnya, pemerintah tampak masih mengkaji mengingat baru beberapa hari jelang pembentukan Tim yang dibentuk Presiden. Tentunya masyarakat berharap ada solusi yang menyeluruh yang tidak hanya berbasis pada intervensi pada masyarakat. Di sisi lain, sejumlah kebijakan dari pemerintah dianggap masih terkesan kontraproduktif.

Semua orang tahu bahwa polusi udara buruk untuk kesehatan. Namun, Anda mungkin tak mengira bahwa efek negatif polusi udara bisa berakibat fatal. Faktanya, terus-menerus menghirup udara yang kotor bisa membuat seseorang mati muda.

Laporan UNICEF menemukan bahwa polusi udara menyebabkan kematian sedikitnya 600 ribu anak di seluruh dunia.

 

Sebelum wilayah Jakarta dan sekitarnya ada beberapa negara yang sudah berkutat dengan masalah polusi. Negara mana saja yang pernah mengalami hal tersebut? Dan bagaimana pemerintahnya menghadapi persoalan tersebut?

India

Tahun 2022 kabut asap mencapai tingkat berbahaya terjadi di New Delhi, India. Ini dipicu oleh Asap dari pembakaran ribuan tanaman di India utara bercampur dengan polutan lain. Saat itu, tingkat partikel paling berbahaya yaitu PM 2.5 adalah 588 per meter kubik pada Kamis pagi, menurut pemantauan IQAir. Partikel PM2.5 sangat kecil sehingga dapat memasuki aliran darah.

Jumlah tersebut hampir 40 kali maksimum harian yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). IQAir menilai, tingkat polusi udara di New Delhi sangat berbahaya.

"Ini benar-benar waktu terburuk untuk keluar di Delhi. Tidak ada orang yang bangun segar dengan polusi ini," kata polisi bernama Hem Raj yang dikutip dari AFP.

"Badan terasa lelah dan lesu di pagi hari.. Mata selalu berair dan tenggorokan gatal setelah berjam-jam di jalan Delhi," tambahnya.

Bahkan sebelum itu, pada 2020 studi dari Lancet mengaitkan 1,67 juta kematian dengan polusi udara di India tahun 2019, termasuk hampir 17.500 di New Delhi. Otoritas Delhi sering mengumumkan berbagai rencana untuk mengurangi polusi, misalnya dengan menghentikan pekerjaan konstruksi, tetapi tidak banyak berpengaruh.

India ini memang sudah bergelut dengannya dalam jangka waktu lama. Mereka pun sudah memikirkan solusi konkret dengan membangun menara pemurni udara. Wajar saja, India merupakan salah satu negara terpadat di dunia.

India mencoba solusi memeriksa secara ketat polusi knalpot kendaraan.

Proses uji emisi kendaraan dilakukan diberbagai fasilitas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mempermudah layanan. Selain itu, di berbagai simpang jalan yang menjadi simpul kemacetan di New Delhi ditempatkan pot berisi tanaman, yang berjajar serupa dinding untuk menghalau polusi.

 

Australia

Pada tahun 2019, Sydney, Australia sempat berkutat dengan polusi udara. Saat itu, kualitas udara semakin memburuk karena kabut asap tebal yang menyelimuti kota terbesar di Australia tersebut. Kualitas udara di berbagai bagian kota dilaporkan tujuh kali di atas ambang berbahaya.

Di pusat kota gedung-gedung tinggi dan ikon seperti Harbour Bridge hampir tidak terlihat karena tertutup kabut asap, polusi udara terburuk terjadi bagian Barat Daya kota tersebut. Sementara, Di kawasan perumahan Oakdale, kualitas udara tercatat 1.044, padahal ambang batas berbahaya yakni di angka 200.

Saat itu, pemerintahnya menetapkan kebijakan agar warga tidak keluar rumah atau sejenis 'lockdown" antara jam 1 sampai jam 4 sore.

Mengingat bahwa polusi di Australia disebabkan karena kebakaran hutan dan lahan, Dengan memanfaatkan data kualitas udara langsung, perusahaan dapat mengintegrasikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti ke dalam aplikasi dan dasbor produk yang terhubung untuk memungkinkan konsumen yang terkena dampak polusi asap kebakaran hutan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat berdasarkan realitas lingkungan di lapangan.

Selain itu, pemerintahnya juga menciptakan kecerdasan kebakaran hutan dan lahan BreezoMeter dan pemodelan Asap yang lebih baik untuk melacak polusi udara di Australia.

Inggris

Pada 2021 Inggris juga mengalami hal yang serupa. Negara ini mencatat ada sekitar 64.000 kematian warganya setiap tahun sebagai akibat dari pencemaran udara. Ironisnya warga miskin sebagai kelompok yang paling terdampak serius menurut laporan pemerintahnya saat itu.

Menyorot tulisan yang diterbitkan Komite Urusan Lingkungan, Pangan, dan Pedesaan di Hose of Commons (majelis rendah dalam parlemen Inggris), di mana mendesak pemerintahnya untuk menangani kualitas udara yang mengkhawatirkan di Inggris.

Laporan tersebut juga menyampaikan kekhawatiran bahwa Clean Air Strategy yang dimiliki pemerintah saat ini 'kurang ambisius' untuk betul-betul mengatasi tantangan yang muncul akibat buruknya kualitas udara.

Sebagaimana diketahui bahwa pada Januari 2019, pemerintah Inggris mengumumkan Clean Energy Strategy dan menetapkan sejumlah rencana memenuhi target internasional yang ambisius menurunkan emisi lima polutan udara yang paling merusak pada 2030 mendatang.

 

Pada 2022, pemerintah Inggris mulai memperluas zona polusi kendaraan atau dikenal dengan zona emisi ultra-rendah (ULEZ) melampaui batas.

Pembatasan juga berlaku bagi layanan bus di luar Londno. ULEZ ini terbukti transformasional. Perluasannya membuat lima juta orang dapat menghirup udara yang lebih bersih dan dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat.

Beijing, China

Sebagai negara terpadat di dunia, PLTU dengan kapasitas terbesar di dunia, serta salah satu mesin industri dunia polusi tentu saja hinggap kepada negara ini. Banyaknya kendaraan bermotor di Negeri Tirai Bambu tentu sudah tidak diragukan lagi.

Beijing, China ini sudah 'jor-joran' mengendalikan polusi udara di kawasan tersebut. Sebuah studi dengan tajuk " Environmental Effective Assessment of Control Measures Implemented by Clean Air Action Plan (2013-2017) in Beijing, China" menyatakan bahwa Beijing melalui kebijakannya Clear Air Axtion Plan mampu mengurangi 39% emisi dalam kurun waktu lima tahun.

Menyelesaikan hal tersebut, pemerintah Beijing menyasar sektor energi atau pembangkit listrik sebagai sektor yang menghasilkan gas buang karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (SOx), nitrogen oksida (NOx), dan partikel-partikel debu seperti PM10 ataupun PM2,5.

Untuk diketahui, dalam lima tahun pemerintah Beijing menyuntik mati empat pembangkit listrik PLTU dan menggantikan 24 ribu ketel uap berbagan bakar batu bara dengan energi yang lebih bersih. Otoritas juga melarang penggunaan batu bara untuk pemanas dan memasak bagi 874 ribu rumah tangga.

Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Jabodetabek dapat meniru langkah tersebut. Sebagaimana pendapat menteri KLHK bahwa PLTU diduga menjadi salah satu biang masalah pencemaran udara di Jabodetabek.

Selain PLTU, aksi udara bersih Beijing turut menyasar kepada sektor transportasi dengan menghilangkan lebih dari 2 juta kendaraan berpolusi tinggi di jalanan dan menggantikannya kepada kendaraan berbasis listrik (EV). Selain itu, Beijing juga turut mewajibkan pemasangan alat penyaring gas buang bagi 7.600 kendaraan berat.

 

Pembatasan kendaraan pribadi juga dilakukan di angka 150 ribu unit pada 2017. Pembatasan semakin ketat pada tahun berikutnya hingga mencapai 30 ribu khusus kendaraan bakar minyak pada 2022.

Belajar dari negara-negara ini, pemerintah pusat maupun Jabodetabek harus lebih serius mengatasi polusi udara yang dapat mengakibatkan banyak masalah kesehatan fisik bahkan mental.

Apa yang dikatakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan sudah tepat di mana setiap langkah penanganan pencemaran haruslah efektif yang menyasar hulu (dari sumber-sumber pencemar) hingga ke hilir (masalah akibat pencemaran) tinggal masyarakat menunggu implementasi yang berdampak. (*)
 

Editor: Novita Asri Irawan
Sumber: cnbcindonesia.com
Tags :Polusi UdaraDuniaCara MengatasiSabang Merauke News

BERITA TERKAIT :

  • Disaksikan Presiden Jokowi, PLN Teken Kerjasama dengan TANESCO, Kembangkan Ekosistem Ketenagalistrikan di Tanzania

    Disaksikan Presiden Jokowi, PLN Teken Kerjasama dengan TANESCO, Kembangkan Ekosistem Ketenagalistrikan di Tanzania

    Umum •
    24/08/2023 ❘ 12:25 WIB
  • 10 Titik Panas di Riau, Hari Ini Diprediksi Hujan Tak Turun

    10 Titik Panas di Riau, Hari Ini Diprediksi Hujan Tak Turun

    Umum •
    24/08/2023 ❘ 11:01 WIB
  • PDI Perjuangan Masih Perkasa di Puncak Elektabilitas, Partainya Prabowo Terus Membuntuti, Ini Survei Terbarunya

    PDI Perjuangan Masih Perkasa di Puncak Elektabilitas, Partainya Prabowo Terus Membuntuti, Ini Survei Terbarunya

    Politik •
    24/08/2023 ❘ 10:53 WIB
  • Gapki Terusik Kebun Sawit 3,3 Juta Hektare di Kawasan Hutan, Sebut Sejak Zaman Soeharto

    Gapki Terusik Kebun Sawit 3,3 Juta Hektare di Kawasan Hutan, Sebut Sejak Zaman Soeharto

    Umum •
    24/08/2023 ❘ 09:32 WIB
  • Ini Daftar Poin Penting Aturan Perdagangan Karbon yang Baru Diterbitkan OJK

    Ini Daftar Poin Penting Aturan Perdagangan Karbon yang Baru Diterbitkan OJK

    Ekonomi •
    23/08/2023 ❘ 20:38 WIB
Lindawati Tahun Baru Islam HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • 35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    35 Kolonel TNI AD Pecah Bintang Jadi Jenderal, Ini Daftar Lengkapnya

    10/07/2026  ❘  21:35 WIB
  • KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    KPK Tuntut Gubernur Riau Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Denda Rp 500 Juta dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,45 Miliar 

    09/07/2026  ❘  12:45 WIB
  • Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    Laba Agrinas Palma Nusantara Cuma Rp 2,7 Miliar Padahal Kelola 4 Juta   Hektare Kebun Sawit, Ada Apa?

    06/07/2026  ❘  23:23 WIB
  • Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    Kuasa Hukum Don Ritto Klaim Uang Sitaan Berasal dari Proyek Pelabuhan Kalimantan Timur

    14/07/2026  ❘  17:07 WIB
  • Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    Sopir Truk Tangki Dipecat Massal, TNI Polri Diterjunkan Pasok BBM di SPBU Medan

    14/07/2026  ❘  21:00 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan