SabangMeraukeNEWS.com

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum
  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan

    https://sabangmeraukenews.com

Copyright ©
sabangmeraukeNEWS.com
All rights reserved

https://sabangmeraukenews.com

  • Daerah
    • Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      Mobil Ditembaki Polisi! 113 Kg Sabu Asal Malaysia Tertinggal di Parit, Bandar Kabur ke Hutan

      04/06/2026  ❘  10:12 WIB
    • 5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      5 Kali Lolos! Kurir Benih Lobster Rp7,1 Miliar Akhirnya Tumbang di Jambi

      03/06/2026  ❘  09:33 WIB
    • Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      Libur Idul Adha Jadi Ajang Bandar Bergerak, Rp8,2 Miliar Narkoba Disikat Polisi Batam!

      02/06/2026  ❘  20:47 WIB
    • Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      Terungkap, SPPG di Bagan Batu Gunakan Jasa Pihak Ketiga untuk Angkut Sampah, Bukan Melalui DLH Rohil

      02/06/2026  ❘  15:59 WIB
  • Nasional
    • AS Bidik Indonesia dengan Tarif Impor Baru, Pemerintah Siapkan Langkah Respons

      AS Bidik Indonesia dengan Tarif Impor Baru, Pemerintah Siapkan Langkah Respons

      04/06/2026  ❘  12:14 WIB
    • Prabowo Akui Sedih Copot Pimpinan BGN, Fakta Kasus MBG Terungkap

      Prabowo Akui Sedih Copot Pimpinan BGN, Fakta Kasus MBG Terungkap

      04/06/2026  ❘  12:11 WIB
    • Silmy Karim Pakai Rompi Oranye KPK dan Langsung Ditahan, Begini Profil dan Kekayaannya

      Silmy Karim Pakai Rompi Oranye KPK dan Langsung Ditahan, Begini Profil dan Kekayaannya

      04/06/2026  ❘  09:26 WIB
    • Prabowo Geram ke Mitra MBG yang Brengsek: Gue Sudah Warning!

      Prabowo Geram ke Mitra MBG yang Brengsek: Gue Sudah Warning!

      04/06/2026  ❘  08:59 WIB
  • Ekonomi
    • Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      Alarm Bahaya Menyala! Rupiah Tersungkur ke Rp18.029, Investor Asing Makin Kabur

      04/06/2026  ❘  09:59 WIB
    • Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      Bursa Saham Indonesia Sekarat! Kapitalisasi Pasar Tergerus Rp10,28 Kuadriliun

      04/06/2026  ❘  09:44 WIB
    • Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang

      Ekspansi ke Ibukota, BRK Syariah Gandeng Nazhir Wakaf Warrior Kembangkan Wakaf Uang

      04/06/2026  ❘  08:43 WIB
    • Update Harga Emas Antam Kamis 4 Juni 2026, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

      Update Harga Emas Antam Kamis 4 Juni 2026, Cek Harga 0,5 Gram hingga 1 Kg

      04/06/2026  ❘  08:04 WIB
  • Politik
    • Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      Plt Gubernur Riau; "Saya Tidak Ada Cium Tangan Bapak! Siapa Bapak Rupanya?"

      03/06/2026  ❘  15:16 WIB
    • Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      Keakraban Prabowo-Megawati Curi Perhatian, PDIP Sebut Bukan Peristiwa Baru

      02/06/2026  ❘  16:30 WIB
    • Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      Ganjar Desak Revisi UU Pemilu Dipercepat, Ada Risiko Besar Jika Terlambat

      02/06/2026  ❘  08:31 WIB
    • Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      Peta Kekuatan PPP Riau Berubah Total! 11 DPC Kompak Ganti Pimpinan, Ini Daftar Ketua dan Sekretaris Baru

      01/06/2026  ❘  14:14 WIB
  • Hukrim
    • Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Ekstasi, Seorang IRT Diamankan dengan 61 Butir Pil Diduga Narkotika

      Polres Rokan Hilir Ungkap Peredaran Ekstasi, Seorang IRT Diamankan dengan 61 Butir Pil Diduga Narkotika

      04/06/2026  ❘  12:23 WIB
    • 3 Bos BGN Ditangkap Kejagung, PMKRI Desak Pemeriksaan Seluruh SPPG di Riau

      3 Bos BGN Ditangkap Kejagung, PMKRI Desak Pemeriksaan Seluruh SPPG di Riau

      04/06/2026  ❘  11:53 WIB
    • Parah! Kasus Pemerasan Libatkan Wakil Menteri Imigrasi Tembus Ratusan Miliar

      Parah! Kasus Pemerasan Libatkan Wakil Menteri Imigrasi Tembus Ratusan Miliar

      04/06/2026  ❘  11:47 WIB
    • Dani Nursalam dan Arief Setiawan Bersaksi untuk Terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid

      Dani Nursalam dan Arief Setiawan Bersaksi untuk Terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid

      04/06/2026  ❘  10:24 WIB
  • Umum
    • Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      Suka Begadang Main HP atau Nonton Drama? Waspada, Kebiasaan Ini Bisa Picu Stroke Ringan Tanpa Disadari

      04/06/2026  ❘  07:56 WIB
    • Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      Saat Liang Makam Dibuka, Kafan Abu Zamroh Masih Terlihat Utuh Setelah 26 Tahun

      02/06/2026  ❘  21:21 WIB
    • Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      Investigasi Yayasan Riau Madani Ungkap Pembukaan Akses Jalan dan Kebun Sawit di HPT Kaiti Kubu Pauh: Otoritas Terkait Harus Bertindak! 

      01/06/2026  ❘  13:15 WIB
    • Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      Dokter Gizi Ingatkan Bahaya Kebiasaan Makan Nasi Goreng Telur Ceplok, Enak tapi Jangan Berlebihan

      31/05/2026  ❘  19:47 WIB
  • Riau
    • Perbaikan Berlanjut, 13 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Rampung Diperbaiki

      Perbaikan Berlanjut, 13 Kilometer Jalan Rusak di Pekanbaru Rampung Diperbaiki

      04/06/2026  ❘  12:28 WIB
    • Tak Perlu Lagi Jauh ke Padang! RSUD Arifin Achmad Kini Jadi Komandan Layanan Jantung Riau

      Tak Perlu Lagi Jauh ke Padang! RSUD Arifin Achmad Kini Jadi Komandan Layanan Jantung Riau

      04/06/2026  ❘  10:30 WIB
    • BMKG Prediksi Riau Diguyur Hujan Sore hingga Dini Hari, Waspada Petir dan Angin Kencang!

      BMKG Prediksi Riau Diguyur Hujan Sore hingga Dini Hari, Waspada Petir dan Angin Kencang!

      04/06/2026  ❘  07:48 WIB
    • Mulai 8 Juni! Polisi Riau Sikat Knalpot Brong, Travel Gelap hingga Perokok di Jalan

      Mulai 8 Juni! Polisi Riau Sikat Knalpot Brong, Travel Gelap hingga Perokok di Jalan

      04/06/2026  ❘  07:43 WIB
  • Sport
    • Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      Terungkap! Alasan Sebenarnya Cristiano Ronaldo Ngebet Juara Piala Dunia

      04/06/2026  ❘  07:33 WIB
    • Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      Italia Menang Tipis, Sundulan Esposito Jadi Pembeda di Luksemburg

      04/06/2026  ❘  07:24 WIB
    • Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      Timnas Indonesia U-19 Dapat Peringatan, Vietnam Disebut Ujian Sesungguhnya

      04/06/2026  ❘  07:01 WIB
    • Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      Drama Gila Menit 90+5! Nigeria Sudah Di Depan Mata, Polandia Merampas Kemenangan

      04/06/2026  ❘  06:43 WIB
  • Opini
    • Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      Penguatan Daya Saing UMKM Indonesia Melalui Implementasi Good Governance dan Penataan Pajak

      01/06/2026  ❘  15:34 WIB
    • Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      Magnifica Humanitas sebagai Seruan Moral di Tengah Revolusi AI

      29/05/2026  ❘  07:00 WIB
    • Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      Ketika Integritas Akademik Dipertaruhkan dalam Gelombang Artificial Intelligence

      28/05/2026  ❘  13:53 WIB
    • Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      Heboh Dana Karbon Sudah Masuk Rp 66 Miliar, Tepatkah Pemprov Riau Membantah dengan Tudingan Hoaks? 

      25/05/2026  ❘  12:37 WIB
  • Internasional
    • Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      Dunia Islam Bergerak! Indonesia dan 7 Negara Arab Kompak Kecam Aksi Israel di Masjid Al-Aqsa

      04/06/2026  ❘  12:55 WIB
    • Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      Netanyahu Disebut Bikin Trump Naik Pitam, Ancaman Serangan ke Beirut Picu Krisis Diplomatik

      04/06/2026  ❘  08:15 WIB
    • PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      PSG Juara UCL, Paris Membara! Hampir 900 Orang Ditangkap, Satu Nyawa Melayang

      01/06/2026  ❘  20:14 WIB
    • Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      Pakistan Tegas! Tak Akan Akui Israel Sebelum Palestina Merdeka, Yerusalem Jadi Syarat Utama

      31/05/2026  ❘  20:41 WIB
  • lain
      -->
    • Advertorial
    • -->
    • Foto
    • Indeks
Bukan omon omon

Ini Isi Lengkap Surat Bupati Asmar yang Minta PT Sumatera Riang Lestari Hentikan Aktivitas di Tanjung Kedabu

Ali Imran 13/08/2023  ❘  11:57 WIB • Daerah
Bagikan :
Ini Isi Lengkap Surat Bupati Asmar yang Minta PT Sumatera Riang Lestari Hentikan Aktivitas di Tanjung Kedabu

Potongan surat Plt Bupati Kepulauan Meranti, Asmar yang meminta PT Sumatera Riang Lestari memghentikan sementara operasional di Tanjung Kedabu. Foto: Istimewa

SABANGMERAUKE NEWS, Riau - Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Meranti, Asmar mengambil sikap tegas terkait konflik lahan yang terjadi antara masyarakat Desa Tanjung Kedabu dengan perusahaan kehutanan PT Sumatera Riang Lestari (SRL). Asmar meminta agar perusahaan pemasok kayu ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) tersebut, menghentikan sementara aktivitasnya di lahan yang dipersengketakan masyarakat.

Asmar telah menerbitkan sepucuk surat ditujukan kepada pimpinan PT Sumatera Riang Lestari (SRL). Surat bernomor 100/DPRKPPLH-TAN/VIII/2023 dengan sifat penting itu, diterbitkan pada Jumat (11/8/2023) atau hanya beberapa saat usai Pemkab Meranti menggelar rapat.

"Untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut, kami minta agar perusahaan menghentikan sementara aktivitas operasional di lokasi khususnya yang sedang dipersengketakan," demikian isi surat yang diteken oleh Asmar.

Adapun penerbitan surat tersebut berdasarkan pada berita acara rapat yang dimediasi Pemkab Meranti melibatkan warga Desa Tanjung Kedabu, Rangsang Pesisir dengan PT SRL pada Jumat (11/8/2023).

Dalam suratnya, Asmar menyebut SRL dapat melakukan kegiatan yang sifatnya berkaitan dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Namun hal itu harus dilakukan dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah kecamatan, desa dan pihak terkait.

Menurut Asmar, penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat dengan SRL telah menjadi perhatian khusus Pemkab Meranti. Pihaknya mendukung dialog terbuka antara SRL dengan masyarakat dan pihak berwenang lainnya.

"Kami akan  mengundang saudara (pimpinan PT SRL) untuk hadir pada pertemuan mediasi berikutnya agar ditemukan penyelesaian secara konstruktif dan komprehensif," demikian surat Asmar yang ditembuskan ke Ketua DPRD dan Kapolres Meranti.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga Tanjung Kedabu, Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti menghalau aktivitas alat berat ekskavator di lahan yang dikerjakan oleh PT Sumatera Riang Lestari (SRL). Warga mewanti-wanti agar alat berat tersebut stop bekerja.

Kedatangan warga beramai-ramai dipicu protes pembersihan lahan yang dilakukan SRL di kampung mereka. Menurut warga, tindakan SRL tidak untuk membuat sekat kanal, namun justru menambah luas areal tanaman industri.

Hal ini menyebabkan ancaman terhadap tanaman warga. Bahkan, lokasi pengerjaan lahan sudah mendekati jarak sekitar 200 meter dari perkampungan warga.

Aksi warga ini berlangsung mulai pagi hingga siang tadi. Di lokasi tersebut sebelumnya tengah bekerja tiga alat berat yang sejak beberapa hari lalu beroperasi pada lahan yang telah dikelola oleh warga. Warga mengaku lahan dan tanamannya dirusak oleh alat berat SRL.

Klarifikasi SRL Dibantah Warga

Manajemen PT Sumatera Riang Lestari (SRL) membantah disebut telah menyerobot lahan masyarakat di Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir. Perusahaan pemasok kayu ke PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) ini mengklaim alat berat beroperasi untuk mengerjakan lahan di konsesi perusahaan.

 

Humas PT SRL, Agil Samosir menyatakan, Blok V konsesi perusahaan yang beroperasi di Pulau Rangsang Kabupaten Kepulauan Meranti itu telah mendapat izin pada 2007 lalu. Ia menyebut izin HTI tersebut berdasarkan SK Menteri Kehutanan dengan nomor SK. 208/Menhut-II/2007 tanggal 25 Mei 2007. Adapun konsesi yang diberi izin seluas 18.890 hektare.

Agil menyebut lahan yang dikerjakan oleh alat berat berada di dalam konsesi perusahaan yang masuk ke dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT).

Ia beralasan areal yang diklaim oleh masyarakat adalah rawan karhutla. Perusahaan disebutnya melakukan land clearing untuk mengantisipasi terjadinya karhutla saat musim kemarau panjang saat ini. Ia menyebut lahan yang dikerjakan adalah semak belukar, bukan lahan dimana ada tanaman warga

Agil juga membantah kalau pihaknya disebut mangkir dalam rapat yang digelar Pemkab Meranti pada Jumat kemarin. Menurutnya, perwakilan perusahaan hadir dan mengikuti pertemuan tersebut bersama beberapa pihak yang diundang pemerintah Kabupaten Meranti.

Pernyataan klarifikasi PT SRL itu pun dibantah mentah-mentah oleh perwakilan warga bernama Ramli yang hadir dalam rapat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti beberapa waktu lalu. 

Ramli menyebut bahwa tidak benar PT SRL hanya mengerjakan lahan konsesi dengan tidak merusak tanaman masyarakat. Buktinya banyak tanaman berupa sagu dan karet dibabat habis oleh alat berat milik SRL saat melakukan land clearing. 

Ia menyebut warga kampung sudah mengelola lahan tersebut jauh sebelumnya SRL mengklaim mendapat izin dari Menteri Kehutanan. 

"Di lapangan tidak seperti itu, mereka pun melanggar perjanjian yang telah dibuat sebelumnya dengan membabat habis kebun kami. Yang jelas tanaman karet kami sudah bergelimpangan. Jika mereka (SRL) mengklaim lahan kami masuk ke dalam areal konsesi, tapi saat ini kami tidak pernah tahu dan tidak diberitahu dimana batasnya, tidak ada tugu atau patokannya," Ramli.

Ia menyebut, dirinya bersama warga mengelola lahan tersebut sejak sekitar tahun 1998.

"Kira-kira pihak perusahaan punya izin kapan? Kalau ada patoknya, tentunya kami tidak akan melanggar dan memasuki daerah larangan yang telah dipatok, tapi sebaliknya terjadi kebun kami telah diserobot," ungkapnya. 

Terkait lahan yang diklaim oleh masyarakat sering terjadi karhutla, Ramli pun membantah keras. Masyarakat telah menjaga dengan baik lahan tersebut agar tidak terjadi kebakaran lagi. 

"Lahan itu kami jaga agar tidak terjadi kebakaran saat musim panas. Jika pun terjadi kebakaran, kami selalu ikut andil untuk melakukan pemadaman. Intinya kami bergerak cepat untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran sesuai dengan arahan pihak desa, aparat dan pihak kabupaten. Kalau dulu mungkin sering terjadi kebakaran, kalau sekarang sudah jarang dan hampir tidak ada lagi," tuturnya. 

Menurutnya, warga miliki legalitas kepemilikan  lahan. Selain adanya kelompok tani, juga ada yang telah mengantongi surat keterangan tanah (SKT).

"Kami sedih, pihak perusahaan sudah melewati batas, kebun karet yang sudah kami jaga dan sudah panen diserobot dan sudah ratusan batang yang tumbang. Kami sudah seperti dijajah dan harga diri kami sudah diinjak-injak," ungkapnya. 

Terkait adanya perwakilan perusahaan hadir dan mengikuti pertemuan yang diinisiasi oleh Pemkab Kepulauan Meranti pada Jumat (11/8/2023), Ramli menegaskan bahwa perwakilan PT SRL baru hadir setelah rapat selesai. Ketika rapat dibuka dan berjalan, tidak ada perwakilan SRL yang datang sehingga membuat warga kecewa. Warga menduga, rapat sengaja diulur-ulur agar tidak mendapati kesepakatan sehingga alat berat tetap beroperasi.

Pihak perusahaan sebelumnya sudah menyatakan tidak hadir dengan alasan undangan rapat mendadak. Namun setelah rapat selesai dan pimpinan rapat Asisten I Setdakab Meranti Irmansyah sudah mau ke luar ruangan, tiga orang perwakilan SRL tiba dan menandatangani daftar hadir rapat.

"Saya hadir dalam rapat tersebut. Pimpinan rapat juga sudah menyatakan pihak perusahaan tidak hadir dengan alasan karena undangan yang diberikan terkesan mendadak. Makanya rapat diagendakan ulang. Namun setelah rapat ditutup dan pimpinan rapat juga akan keluar ruangan, ada tiga orang perwakilan perusahaan datang lalu duduk dan mengisi absen," kata Ramli. 

Elemen Mahasiswa Minta Evaluasi Izin SRL

Sementara itu, elemen mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Rangsang Pesisir (IPMKRP) mengecam tindakan yang dilakukan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) atas dugaan penyerobotan lahan masyarakat di Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti.

 

Ketua IPMKRP Kepulauan Meranti, Alif Yusuf meminta agar SRL tidak hanya mencari keuntungan korporasi semata dengan melakukan tindakan tanpa memikirkan dampak ekologi dan sosial masyarakat di wilayah operasional.

"Kami sangat prihatin melihat kondisi masyarakat di lapangan. Saya pikir perusahaan hanya memikirkan keuntungan sepihak dan semena-mena melakukan dugaan penggarapan lahan hingga mendekati pemukiman masyarakat," kata Alif Yusuf, Sabtu (12/8/2023). 

Alif mengaku telah menghubungi pihak pemerintah Desa Tanjung Kedabu. Dari informasi yang ia peroleh, pada bulan Mei lalu mereka sudah melakukan audiensi bersama dengan PT SRL. Hasilnya, pemerintah desa tetap menolak tindakan operasional SRL.

Menurutnya, lahan masyarakat yang digarap telah mempunyai surat keterangan tanah (SKT).

"Saya kira SKT itu sudah menjadi bukti kuat bahwasanya lahan ini benar-benar milik masyarakat dan sedang dikelola masyarakat. Bukan status dalam konsesi HTI," kata Alif Yusuf. 

Ia menerangkan, hasil konfirmasinya ke SRL, perusahaan menyebut bahwa areal PT SRL yang digarap tersebut termasuk konsesi dan sudah mendapatkan izin dari Kementerian LHK. Ia pun meminta kepada otoritas terkait untuk mengevaluasi dan menghentikan operasional PT SRL di daerah yang disengketakan masyarakat tersebut. 

"Kami mahasiswa Rangsang Pesisir meminta kepada pemerintah daerah dan DPRD  segera melakukan kebijakan mengevaluasi kinerja PT SRL dan menghentikan sementara operasional PT SRL sampai dengan permasalahan ini terselesaikan. Saya melihat sepertinya pemerintah tidak peduli dan kurang dalam pengawasan," ucapnya. 

Jika persoalan ini tidak mendapatkan tanggapan, kata Alif, mahasiswa mengancam akan turun ke jalan. 

"Jika ini terus berlarut dan tidak ada titik temunya dari pemerintah daerah dan perusahaan, maka kami mahasiswa akan turun ke jalan," pungkasnya.

4 Hasil Rapat Pemkab Meranti

Diwartakan sebelumnya, konflik lahan antara warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti dengan PT Sumatera Riang Lestari (SRL) kian memanas dan belum ada solusi. Meski demikian, Pemkab Kepulauan Meranti telah menggelar rapat bersama warga dan sejumlah instansi terkait pada Jumat (11/8/2023) kemarin dengan menghasilkan 4 poin kesepakatan.

 

Berikut kesepakatan yang disusun dalam berita acara rapat tersebut:

1. Meminta kepada pihak perusahaan untuk menghentikan sementara kegiatan perusahaan, khususnya di wilayah Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang Pesisir.

2. Pimpinan daerah akan menyurati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meninjau ulang izin pemanfaatan hutan yang telah diberikan kepada PT SRL.

3. Kepada masyarakat agar mempersiapkan bukti kepemilikan dan pengelolaan lahan.

4. Rapat berikutnya pimpinan perusahaan wajib hadir dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Adapun berita acara tersebut dibuat oleh notulen rapat yakni Kabid Pertanahan Dinas Perkimtan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Meranti, Maizathul Baizura dan disetujui oleh peserta rapat dari beragam unsur. (R-01)

Editor: Raya Desmawanto
Tags :SumateraRiangLestariSRLTanjungKedabuKepulauanMerantiAsmarSabangMeraukeNews

BERITA TERKAIT :

  • Golkar-PAN Resmi Dukung Prabowo Jadi Capres 2024!

    Golkar-PAN Resmi Dukung Prabowo Jadi Capres 2024!

    Politik •
    13/08/2023 ❘ 10:55 WIB
  • Kalungkan Bendera Merah Putih ke Leher Anjing, Pegawai PT Sawit Agung Sejahtera di Bengkalis Jadi Tersangka dan Ditahan

    Kalungkan Bendera Merah Putih ke Leher Anjing, Pegawai PT Sawit Agung Sejahtera di Bengkalis Jadi Tersangka dan Ditahan

    Daerah •
    12/08/2023 ❘ 21:22 WIB
  • Wow! BEM Unri Pecahkan Rekor MURI, Sajikan 13 Ribu Bolu Kemojo Terbanyak di Dunia

    Wow! BEM Unri Pecahkan Rekor MURI, Sajikan 13 Ribu Bolu Kemojo Terbanyak di Dunia

    Umum •
    12/08/2023 ❘ 20:14 WIB
  • Mahasiswa Rangsang Pesisir Ancam Demo dan Desak Evaluasi Izin PT Sumatera Riang Lestari, Buntut Konflik Lahan dengan Masyarakat

    Mahasiswa Rangsang Pesisir Ancam Demo dan Desak Evaluasi Izin PT Sumatera Riang Lestari, Buntut Konflik Lahan dengan Masyarakat

    Umum •
    12/08/2023 ❘ 19:41 WIB
  • KIGIF Merah Putih Kuansing Gelar Sunatan Massal Kerja Sama dengan Puskesmas Sungai Sirih

    KIGIF Merah Putih Kuansing Gelar Sunatan Massal Kerja Sama dengan Puskesmas Sungai Sirih

    Riau •
    12/08/2023 ❘ 19:31 WIB
Idul adha lindawati HUT 60 tahun BRK syariah Lowongan kerja Novotel Terbaru

TERPOPULER

  • SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    SF Hariyanto Reshuffle Massal 236 Pejabat Pemprov Riau, Ini Daftarnya

    26/05/2026  ❘  19:16 WIB
  • Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    Hasil Audit Inspektorat Riau Terkait Bisnis Seragam Siswa SMA Negeri, 31 Sekolah Diperintahkan Kembalikan Rp 566 Juta ke Orangtua

    31/05/2026  ❘  15:10 WIB
  • Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    Heboh Daftar 10 Perusahaan Diduga Mainkan Harga Ekspor Minyak Kelapa Sawit, 4 Perusahaan Ada di Riau

    25/05/2026  ❘  14:20 WIB
  • Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    Drama Hukum Gubri Abdul Wahid Makin Jauh, Sampai Menyerempet Pangdam dan Kapolda

    22/05/2026  ❘  14:22 WIB
  • Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    Skandal Korupsi Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Disamarkan POME Rugikan Negara Rp 14 Triliun, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askaloni

    21/05/2026  ❘  23:36 WIB
Kempo Dojo AKRI cafe Idul adha dprd pekanbaru

    Follow Us

  • Copyright ©
    SabangMeraukeNEWS.com

    Berita

  • Daerah
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukrim
  • Umum

    Berita

  • Riau
  • Sport
  • Opini
  • Internasional
  • Advertorial
  • Indeks

    Halaman

  • Redaksi
  • Tentang
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • SOP Perlindungan Wartawan